My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Menteri PPN: Impor Garam Masih Tinggi

 Breaking News
11 Desember
06:44 2014
Menteri PPN: Impor Garam Masih Tinggi

Mataram – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Adrinof Chaniago, menyatakan meskipun Indonesia memiliki wilayah lautan dua pertiga dari luas negara dan lautnya terpanjang di dunia, namun impor garam negara ini masih sangat tinggi.

“Seperti kita tahu bersama Indonesia merupakan negara kepulauan dengan luas wilayah lautan 2/3 dari luas totalnya. Begitu juga garis pantainya terpanjang di dunia tetapi anehnya sampai saat ini kita masih mengimpor garam,” katanya di Mataram, Rabu.

Menurut dia, kondisi ini berbeda dengan negara tetangga Indonesia, seperti Thailand dan Malaysia, yang memiliki lautan tidak sebesar Indonesia, namun mampu memproduksi garam jauh lebih baik dari Indonesia.

Tak hanya itu, kata Adrinof Chaniago, selain garam Indonesia, masih di hadapkan pada persoalan impor ikan segar. Bahkan, setiap tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan. Karenanya, tidak ada alasan lagi selain kini pemerintah memfokuskan pembangunan pada bidang kamaritiman dan kelautan.

Selain impor, Indonesia dihadapkan juga persoalan pangan dan kondisi keamanan. Karenanya, dalam lima tahun ke depan pemerintah akan memfokuskan pada kegiatan kelautan dan kemaritiman.

“Jangan sampai kita kehilangan kedaulatan pangan dan jangan lagi kita bisa di didikte negara lain,” ucapnya.

Oleh karena itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjalankan tiga dimensi pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *