My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Menteri KKP Serahkan Bantuan Tujuh Kapal Kepada Nelayan Sulbar

16 April
06:36 2011

Fadel Muhammad

Mamuju – Guna meningkatkan hasil produksi perikanan tangkap di Sulawesi Barat, Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, memberikan bantuan tujuh buah kapal nelayan kepada masyarakat nelayan di wilayah itu.

Pemberian bantuan ini diterima secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Barat, H. Anwar Adnan Saleh, dalam temu wicara antara Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, dengan nelayan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kasiwa Mamuju, Jumat (15/4).

Dalam kesempatan itu, Fadel Muhammad mengatakan, bantuan tujuh unit kapal dengan ukuran 30 GT itu sebagai wujud kepedulian pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap masyarakat pesisir yang hingga kini masih banyak yang terpinggirkan.

“Potensi perikanan tangkap kita luar biasa, namun masyarakat pesisir kita masih jauh dari harapan hidup yang lebih sejahtera. Makanya, bantuan yang kami berikan ini minimal mampu memberikan nilai tambah untuk kemakmuran masyarakat nelayan,” terangnya.

Fadel mengatakan, sebenarnya usulan pemerintah provinsi untuk bantuan kapal hanya enam unit, namun dirinya menambah satu unit.

Tujuh kapal nelayan ini akan disebar pada empat kabupaten masing-masing tiga unit di Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara dua unit, Polewali Mandar sebanyak satu unit, kabupaten Majene sebanyak satu unit dan satu kabupaten lainnya yakni kabupaten Mamasa tidak mendapat bantuan kapal karena berada di wilayah pegunungan.

“Mamasa juga mendapat bantuan, tetapi daerah ini diberikan bantuan dalam bentuk lain yakni pengembangan budidaya air tawar,” jelasnya.

Menteri mengatakan pemerintah pusat akan terus menurunkan bantuan sepanjang bantuan itu untuk kepentingan rakyat karena ini juga merupakan misi utama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Fadel berharap, bantuan yang diberikan ini memberikan nilai tambah untuk mencapai target peningkatan produksi hasil tangkap di Sulbar yang hingga kini masih sekitar 70 ribu ton per tahun.

“Potensi perikanan tangkap di Sulbar sesungguhnya bisa mencapai 230 ribu ton per tahun, namun potensi ini belum bisa tergarap secara optimal,” terangnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengemukakan, masyarakat nelayan Sulbar sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat untuk membantu masyarakat di daerah hasil pemekaran provinsi Sulawesi Selatan ini.

“Kami tentu gembira atas bantuan kapal yang diberikan kementerian kelautan dan perikanan. Minimal, bantuan ini bisa menambah target produksi perikanan tangkap yang saat ini hanya sekitar 70 ribu ton di tahun 2010,” katanya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS