My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Menhut Tolak Permintaan Gubernur Bali Atas Kuota Penyu

30 Desember
10:41 2009
Menhut Tolak Permintaan Gubernur Bali Atas Kuota Penyu

indosmarinKuta – Departemen Kehutanan (Dephut) memutuskan menolak usulan Gubernur Bali yang mengajukan permohonan kuota 1000 ekor penyu  dengan alasan untuk kepentingan upacara agama.

Penolakan didasarkan pada rekomendasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Alam Indonesia (LIPI) dengan alasan penyu masih masuk dalam katagori satwa langka dan dilindungi.

Demikian disampaikan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan usai melakukan pelepasan tukik atau anak penyu di Pantai Kuta, Rabu (30/12) siang.

Menhut Zulkifli Hasan merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk memanfaatkan penyu hasil penangkaran guna memenuhi kebutuhan penyu terkait upacara agama di Bali. Apalagi di Bali saat ini sudah cukup banyak berkembang pusat penangkaran penyu.

“Hasil penangkaran bisa saja digunakan sebagai jalan tengah, kalau mengambil dari alam karena satwa dilindungi tentu akan berhadapan dengan undang-undang” tegas Zulkifli Hasan kepada Indosmarin.com.

Selanjutnya Zulkifli Hasan berharap kedepan tidak lagi ada pengambilan satwa penyu dari alam dengan alasan upacara agama karena satwa penyu telah dilidungi undang-undang dan termasuk dalam satwa yang terancam punah.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengajukan permohonan kuota 1000 ekor penyu kepada Departemen Kehutanan dengan alasan permintaan dari masyarakat Pulau Serangan untuk keperluan upacara agama.

Namun Bendesa adat atau tokoh adat Pulau Serangan berbeda pendapat dengan usulan gubernur tersebut, para pemimpin adat ini cenderung menolak usulan Gubernur Bali.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS