My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Menhan: Eksplorasi Kapal Okeanos Tetap Diawasi

06 Januari
14:14 2010
Menhan: Eksplorasi Kapal Okeanos Tetap Diawasi

Jakarta – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, eksplorasi yang akan dilakukan kapal riset Amerika Serikat (AS) “Okeanos” di Laut Sulawesi pada Juni mendatang tetap akan “diawasi” dengan menempatkan satu perwakilan pemerintah di kapal riset termodern itu.

“Ya itu, masalah kedaulatan tetap kita kedepankan dalam setiap kerja sama, termasuk dengan keberadaan “Okeanos”,” katanya di Jakarta, Rabu (6/1).

Ia mengatakan, “Okeanos” akan melakukan eksplorasi di perairan utara Sulawesi mulai Juni 2010.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan persetujuan untuk masuknya “Okeanos” melakukan penelitian di perairan Indonesia.

Seperti yang diberitakan AntaraNews, penelitian dalam bentuk “Joint Exploration” ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama dua negara tentang riset, teknologi dan aplikasi di bidang kelautan dan perikanan pada 18 September 2007.

Namun, keberadaan “Okeanos” dengan kegiatan risetnya di Laut Sulawesi tetap akan dikaji dalam berbagai aspek termasuk masalah pertahanan dan kedaulatan.

“Terkait itu, maka kita akan taruh perwakilan kita di kapal tersebut, selama berada di Indonesia meski kerja sama yang dijalin adalah antara pemerintah AS dengan BPPT dan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP),” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad mengatakan, kerja sama ini akan berlangsung selama 10 tahun dan area awal yang mulai dieskplorasi yakni wilayah utara Sulawesi.

“Saya berharap kapal ini juga melakukan riset hingga ke Teluk Tomini,” ujarnya. Administrator NOAA, Jane Lubchenco mengatakan kerja sama dimulai dengan melakukan eksplorasi menggunakan kapal penelitian AS, “Okeanos” didampingi oleh kapal penelitian Indonesia, Baruna Jaya.

“Eksplorasi ini dilakukan di laut Indonesia yang belum banyak diketahui,” ujarnya.

Ia mengharapkan eksplorasi ini dapat menghasilkan penemuan baru, memetakan dasar laut, memahami lokasi gunung bawah laut dari sisi geologi, biologi dan spesies.

“Indonesia dianugerahi kekayaan aneka ragam hayati. Banyak spesies yang belum dapat dideskripsikan di sini,” tambah Lubchenco.

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa fokus kunjungan NOAA ke Indonesia kali ini untuk meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin ke tahap berikutnya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS