My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

LSM: Penyu Ilegal Didatangkan dari Sumbawa

24 Januari
19:19 2013

Denpasar – Lembaga swadaya masyarakat, Bali Sea Turtle Society menyebutkan secara umum harga penyu yang diperdagangkan di Bali dapat mencapai lebih dari Rp. 1 juta per-ekor.

Harga ini untuk penyu dengan ukuran karapas 30-40 cm. Harga dapat menjadi lebih tinggi jika pasokan berkurang.“Ukuran yang paling sering diperdagangkan sekarang yang ukuran lebar karapas 30-40 cm, tidak ada lagi yang ukurannya besar seperti yang kita lihat dulu, dimana lebar karapasnya mencapai diatas 100 cm.” terang Wayan Wiradnyana kepada Indosmarin.com, di Denpasar, Kamis (24/1).

Menurut Wiradnyana, tren baru lainnya dalam perdagangan penyu di Bali yaitu daerah asal tangkapan penyu yang kini lebih banyak berasal dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Padahal penyu yang diperdagangkan di Bali sebelumnya cenderung berasal dari perairan Maluku, Kalimantan dan Sulawesi.

“Di Sulawesi aparat keamanan sudah semakin keras untuk menindak, di Kalimantan dan beberapa daerah juga sama, sedangkan di Sumbawa mereka ada peluang untuk menangkap dan memperdagangkan,” papar Wiradnyana.

Menurutnya ada kemungkinan ada populasi penyu yang cukup besar disitu yang belum kita ketahui, dengan adanya perdagangan ini secara otomatis akan mengancam populasi yang ada di sana.

Wayan Wiradnyana menyebutkan secara umum perdagangan penyu di Bali telah mengalami penurunan hingga 90 persen jika dibandingkan dengan tahun 1999. Dimana pada tahun 1999 puncak perdagangan penyu dapat mencapai 27.000 hingga 30.000 pertahun.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS