My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

LSM: Penataan Kawasan Pesisir Indonesia Tidak Maksimal

21 Januari
14:05 2012
LSM: Penataan Kawasan Pesisir Indonesia Tidak Maksimal

Arsonetri

Denpasar – Lembaga pemerhati kawasan pesisir Yayasan Bahtera Nusantara menilai penataan kawasan pesisir di Indonesia selama ini tidak maksimal.

Hal ini terlihat dengan hanya beberapa kabupaten yang hingga saat ini telah memiliki rencana tata ruang wilayah (RTRW) pesisir sesuai amanat yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Direktur Bahtera Nusantara, Arsonetri menyatakan RTRW pesisir sebenarnya sangat diperlukan sekali untuk mengatur pemanfaatan kawasan pesisir, termasuk dalam upaya mewujudkan kawasan konservasi pesisir.

Jika hal ini terus dibiarkan maka besar kemungkinan akan terjadi konflik kepentingan di kawasan-kawasan pesisir Indonesia.

“Yang kita takutkan itu terciptanya status-quo di kawasan pesisir, ini mengerikan, jadi pesisir ini punya minyak, pesisir ini punya kawasan wisata yang bagus, pesisir ini kawasan strategis untuk perhubungan, pesisir ini punya kekayaan luar biasa, dimana sektor lain ada disana, pariwisata, perhubungan dan pertambangan. Hal ini berbahaya kalau tidak ada rencana tata ruang yang jelas setiap wilayah, bisa berantem setiap orang nanti” jelas Arsonetri saat ditemui Indosmarin.com, Sabtu (21/1).

Arsonetri menambahkan ketiadaan RTRW pesisir menjadi salah satu penyebab keengganan para investor untuk berinvestasi di kawasan pesisir Indonesia. Apalagi saat ini pemerintah pusat terkesan tidak memiliki kekuatan untuk menekan pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia untuk segera membuat RTRW pesisir.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS