My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Limbah Minyak Cemari Perairan Pantai Trikora, Bintan

25 Maret
21:20 2012
Limbah Minyak Cemari Perairan Pantai Trikora, Bintan

pencemaran minyak (ilustrasi)

Tanjungpinang – Pantai Trikora, salah satu tempat tujuan wisata di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, telah tercemar limbah minyak. Beberapa wisatawan yang berada di Pantai Trikora pada Minggu (25/3) sore mengurungkan niatnya untuk berenang karena perairannya dikotori limbah minyak.

“Sepertinya limbah minyak itu belum meluas. Hanya berada di tempat peristirahatan kami, dan beberapa lokasi lainnya,” kata salah seorang wisatawan asal Pekanbaru, Hasan.

Hasan bersama keluarganya sejak dua hari lalu berlibur di Tanjungpinang. Hari ini ia beserta keluarganya berniat menikmati keindahan Pantai Trikora.

Menurutnya, limbah minyak yang terapung di beberapa kawasan di perairan Trikora itu dibawa oleh ombak. Kemungkinan limbah minyak itu tumpahan dari kapal.

“Ini limbah minyak yang belum dikelola,” ungkapnya.

Limbah minyak membuatnya ia mengurungkan niatnya untuk berenang di pantai yang memiliki pasir putih dan dulunya bersih itu. Limbah itu membahayakan kesehatan wisatawan jika tertelan.

“Sayang, pantai indah ini dicemari limbah minyak,” kata Hasan yang juga karyawan perusahaan perminyakan di Pekanbaru.

Anita, wisatawan lainnya yang berkunjung ke Pantai Trikora bersama keluarganya juga merasa kecewa melihat beberapa kawasan di Pantai Trikora tercemar limbah minyak.

Perairan ini sudah beberapa kali tercemar limbah minyak. Selain Pantai Trikora, limbah minyak juga pernah mencemari kawasan wisata internasional di Lagoi, Bintan.

“Kami sudah membawa pelampung dan berencana menyewa perahu untuk berenang di tengah laut. Tetapi kami batalkan untuk berenang, karena perairan tercemar limbah,” ungkapnya.(Ant)

 

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS