My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Lantamal V Surabaya Akan Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran

 Breaking News
08 Maret
15:56 2016
Lantamal V Surabaya Akan Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran

Jakarta – “Kecelakaan pelayaran sebagaimana terjadi pada KMP Rafelia II tentu musibah yang sama-sama tidak kita inginkan. Kami akan turut menyosialisasikan keselamatan dan keamanan pelayaran, sesuai salah satu tugas pokok kami di bidang kemaritiman,” kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL V/Surabaya, Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Rudy Andi Hamzah, dari Surabaya, Selasa.

Dia menyatakan, tugas pokok yang juga diemban jajarannya adalah bina potensi maritim setempat untuk mendukung penguatan hal ini di tingkat nasional.

“Kami akan mendekati semua pemangku kepentingan terkait hal ini tanpa menyinggung kewenangan instansi lain,” kata dia.

Selama operasi SAR gabungan untuk KMP Rafelia II itu, kata dia, semua jajarannya yang berada di sekitar lokasi dikerahkan. Bahkan, Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Letnan Kolonel Pelaut Wahyu Suhendri, langsung memimpin penyelaman SAR gabungan itu.

Dia menyinggung data yang sempat simpang-siur terkait kecelakaan pelayaran itu selain potensi kerugian lain selain korban jiwa dan material. “Belum lagi potensi kerusakan lingkungan dari tumpahan minyak dan lain sebagainya,” kata dia.

KMP Rafelia II —kapal penyeberangan tipe landing craft tank— tenggelam hanya beberapa ratus meter dari dermaga Pelabuhan Ketapan, Jawa Timur, dalam pelayaran penyeberangan dia dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Jumat lalu (4/3).

Kapal penyeberangan tipe LCT ini lebih pas untuk mengangkut kendaraan dan barang-barang. Pacsa KMP Rafelia II tenggelam di Selat Bali, itu, Kementerian Perhubungan memerintahkan kepada pihak pelabuhan untuk melarang segala jenis penumpang naik kapal penyeberangan tipe LCT itu.(Antara)

Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *