My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Lantamal Belawan Berhasil Ringkus Perompak KM Ayumas Samudera

05 Oktober
05:07 2008
Lantamal Belawan Berhasil Ringkus Perompak KM Ayumas Samudera

Dispenal – indosmarin.com

Medan – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Lantamal I) Belawan, Minggu (5/10) sekitar pukul 05.00 WIB berhasil meringkus dua dari enam pelaku perompakan yang bersenjatakan parang terhadap KM Ayumas Samudera.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E. mengatakan bahwa upaya keberhasilan Lantamal I Belawan dalam meringkus perompak bermula dari laporan melalui telepon, bahwa telah terjadi perompakan terhadap KM. Ayumas Samudera.

Pelaku berjumlah 6 orang dengan bersenjatakan parang berhasil membawa kabur sekitar 62 karung beras muatan kapal, 2 buah HT dan 2 buah HP milik Anak Buah Kapal (ABK). Dalam melakukan aksinya para perompak ini mengalungkan parangnya ke leher ABK dan mengancam akan membunuh bila melakukan perlawanan.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjut Kadispenal menjelaskan, pihak Lantamal I Belawan secara terintegrasi menggerakkan 4 unsur patroli yakni Patkamla Pandang, Patkamla Damak, Patkamla Karang Gading, dan Patkamla Camar yang kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku serta menutup alur-alur yang ada di Belawan guna mengantisipasi pelaku kabur ke darat.

Hasilnya, dua dari enam pelaku atas nama Junaedi alias Adi Taktung (19 th) dan Armadi Alias Dedek (25 th) warga kampung nelayan dapat diringkus serta mengamankan barang bukti berupa sampan atau perahu yang digunakan pelaku yang didalamnya ditemukan ceceran beras. Sedangkan barang bukti berupa sejumlah 27 karung ukuran 15 Kg berhasil diamankan dari seorang pembeli bernama Ussuluddin (35 th).

Sementara empat pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui bernama Ucok Ompong, Adan, Ali dan ipin, yang juga warga Kampung Nelayan hingga kini masih dalam proses pengejaran(*)

sumber foto: www.tokohindonesia.com

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *