My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Lagi, Jenasah Korban Kapal “Karunia” Ditemukan

25 Mei
06:26 2010

Cilacap – Seorang lagi korban kapal “Karunia” yang mengalami kecelakaan di muara Sungai Citanduy, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, ditemukan, kata Kepala Seksi Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Kantor Administratur Pelabuhan Cilacap, Aher Priyatno, melalui pesan singkat yang diterima AntaraNews Senin (24/5) malam.

Aher Priyatno menyebutkan, korban bernama Dirman (40), warga Rebeng Wetan, Indramayu, Jawa Barat, berhasil ditemukan oleh Tim SAR (tim pencari dan pertolongan) Sawunggalih, Majingklak, Jabar, Senin pukul 16.30 WIB, dalam keadaan meninggal dunia.

Koordinator Badan SAR Nasional Kabupaten Cilacap, Waluyo membenarkan kabar tersebut.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian,” katanya.

Menurut dia, jenazah korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Kalipucang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Indramayu.

Ia mengatakan, pencarian korban kapal “Karunia” tetap dilakukan berdasarkan informasi dari nelayan maupun masyarakat meskipun pencarian secara resmi telah dihentikan sejak Sabtu (22/5).

Dengan ditemukannya jenazah Dirman, kata dia, hingga saat ini masih ada seorang korban yang dinyatakan hilang, yakni Dasuki, warga Anjatan Lama, Indramayu.

Kapal compreng “Karunia” yang dinakhodai Ludi, mengalami kecelakaan di Sungai Citanduy pada Minggu pagi (16/5) dalam perjalanan dari Goa Masigit Sela di Kecamatan Kampunglaut, Cilacap, menuju Majingklak, Kalipucang, Ciamis.

Akibat kecelakaan tersebut, nakhoda bersama 22 penumpang yang merupakan rombongan peziarah berhasil diselamatkan dan tiga penumpang ditemukan meninggal dunia sesaat setelah kejadian, sedangkan delapan penumpang lainnya dinyatakan hilang.

Hingga pencarian dihentikan pada Sabtu (22/5), sebanyak enam korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua penumpang lainnya dinyatakan hilang. (Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS