My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

KRI Frans Kaiseipo 368 Diresmikan di Biak Numfor

10 Februari
13:49 2010
KRI Frans Kaiseipo 368 Diresmikan di Biak Numfor

Biak – Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, Selasa (9/2) pagi ini akan meresmikan serta mengukuhkan KRI Frans Kaisiepo 368 di pelabuhan laut Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Upacara pengukuhan serta peresmian KRI Frans Kaisiepo Biak dilakukan dalam upacara militer dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso diikuti seribuan personel TNI/Polri.

Bersamaan dengan pengukuhan kapal perang KRI Frans Kaisiepo ikut pula diresmikan dua kapal patroli cepat KRI Birang 831 serta KRI Mulga 832.

Pengkukuhan ketiga pakal perang RI ini akan diawali dengan pemecahan kendi sebagai upacara tradisi kedinasan dan adat daerah asal pahlawan nasional yang namanya diabadikan sebagai nama kapal perang TNI AL.

Kepala Dinas Penerangan Lantamal X Jayapura Mayor Laut (E) Wahyu mengatakan, KRI Frans Kaisiepo merupakan kapal perang terbaru dengan menggunakan teknologi canggih yang tak dimiliki negara lain.

Ia menyebutkan, KRI Frans Kaisiepo merupakan kapal perang jenis korvet kelas Sigma merupakan kapal terakhir dari empat kapal yang dipesan pemerintah Republik Indonesia dari Damen Schelde Naval Shipibuilding (DSNS) Belanda.

Mayor Wahyu mengatakan bahwa KRI Frans Kaisiepo 368 dirancang sebagai kapal patroli yang memiliki kemampuan beroperasi serta sebagai kapal yang memiliki kemampuan anti serangan udara, pertempuran permukaan, anti-kapal selam dan pertempuran anti-elektronika.

Selanjutnya Mayor Wahyu menjelaskan bahwa nama Frans Kaiseipo adalah nama pahlawan nasional asal Kabupaten Biak Numfor.

“Kapal perang TNI AL KRI Frans Kaiseipo 368 berasal dari nama pahlawan nasional Biak dimana pemberian nama ini sebagai bentuk penghormatan negara dan bangsa Indonesia atas jasa perjuangan dan pengabdian sosok Frans Kaisiepo dalam mempertahankan serta menjaga keutuhan NKRI,” jelas Wahyu.

Kehadiran KRI Frans Kaisiepo 368 di jajaran TNI AL diharapkan akan memperkuat tugas mengamankan kedaulatan dan wilayah teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS