My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Korut Tuntut Bukti Soal Tuduhan Torpedo

20 Mei
21:41 2010
Korut Tuntut Bukti Soal Tuduhan Torpedo

Pyongyang – Korea Utara menuntut untuk melihat bukti menyusul laporan penyelidik internasional bahwa Pyongyang bertanggung jawab terhadap tenggelamnya kapal perang Korea Selatan Maret lalu. Korea Utara menggambarkan dakwaan itu sebagai hal yang dibuat-buat dan menuntut bukti.

Dalam satu pernyataan, Komisi Pertahanan Nasional, badan paling berwenang Korea Utara, mengancam perang untuk menanggapi provokasi militer. Pyongyang mengatakan akan mengirim delegasi ke Korea Selatan untuk melihat bukti fisik.

Laporan internasional menemukan torpedo kapal selam Korea Utara menenggelamkan kapal angkatan laut Korea Selatan sehingga menewaskan 46 awaknya.

Cina sebelumnya menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan tetap tenang setelah laporan tim investigasi internasional menyebutkan torpedo kapal selam Korea Utara menenggelamkan kapal perang Korea Selatan pada Maret lalu.

Juru bicara departemen luar negeri Cina, Ma Zhaoxu mengatakan Beijing akan mempelajari temuan itu terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan tentang apa yang terjadi.

Cina adalah pendukung utama Korea Utara dan pernyataan Beijing ini tidak mengejutkan semua pihak.

Sebelumnya, para penyelidik internasional mengatakan mereka telah menemukan kepingan torpedo di dasar laut dan kepingan itu label yang cocok dengan desain Korea Utara.

Kapal perang Cheonan tenggelam di dekat perbatasan maritim yang dipersengketakan kedua Korea dan insiden ini meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak telah berjanji untuk mengambil ”langkah keras” terhadap Korea Utara.

Gedung Putih menggambarkan insiden penenggelaman kapal Korsel sebagai ”tindakan agresi” Korea Utara yang menghalangi perdamaian.

Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan laporan tersebut ”sangat merisaukan”.

Kantor kepresidenan Korea Selatan mengatakan Lee telah menyatakan kepada Perdana Menteri Australia Kevin Rudd: ”Kami akan menempuh tindakan tegas, dan responsif terhadap Utara, dan melalui kerjasama internasional.

“Kami harus memaksa Korea Utara mengakui kesalahannya dan kembali sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggungjawab.”

Menyepakati reaksi internasional akan sulit terwujud sebab tidak banyak pilihan diplomatik yang terbuka. Investigasi multinasional atas tenggelamnya Cheonan dipimpin oleh tim pakar dari Amerika Serikat, Australia, Inggris dan Swedia. Tim investigasi mengatakan: “Bukti mengarah sangat kuat ke kesimpulan bahwa torpedo ditembakkan oleh kapal selam Korea Selatan.”

“Tidak ada penjelasan lain yang mungkin.”

Laporan tersebut menyatakan bagian-bagian torpedo itu ‘pas sekali” dengan jenis torpedo yang diproduksi Korea Utara.
Label yang ditemukan pada satu bagian bersesuaian dengan label pada torpedo Korea Utara yang ditemukan Korea Selatan tujuh tahun lalu.

Ada beberapa dugaan penyebab Cheonan tenggelam sempat beredar sebelumnya, termasuk tumbukan tak sengaja dengan ranjau laut yang tidak meledak sisa dari Perang Korea.(BBC)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS