My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Korsel Bersiap Lakukan Latihan Militer Dekat Perbatasan Korut

20 Oktober
18:38 2011
Korsel Bersiap Lakukan Latihan Militer Dekat Perbatasan Korut

Armada AL Korsel

Seoul – Latihan militer berskala nasional Korea Selatan yang akan berlangsung pekan depan, sedang dipersiapkan. Kamis ((20/10) juru bicara militer Korea Selatan mengatakan bahwa latihan ini akan berlangsung di wilayah perbatasan laut dekat Korea Utara (Korut), dan dilakukan guna mengantisipasi ancaman serangan dari utara.

Menurut Kantor Kepala Staff Gabungan Korea Selatan (JCS), Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Marinir Korsel disiapkan melakukan latihan militer tahunan dengan sandi Hoguk. Adapun latihan ini akan dimulai pada 27 Oktober hingga 4 November mendatang di beberapa pulau dekat Laut Kuning.

“Latihan pertahanan di wilayah kepulauan barat laut akan digelar guna menghadapi ancaman serangan terhadap wilayah itu serta bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi militer,” kata juru bicara JCS kepada wartawan.

Menanggapi rencana latihan militer ini, pihak militer Korea Utara menyebutnya sebagai “latihan invasi”.

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan bahwa latihan di sepanjang perbatasan laut akan melibatkan beberapa armada jenis kapal perusak, fregat, helikopter dan jet tempur yang dilengkapi dengan peluru kendali udara ke laut.

Menurut rencana latihan ini melibatkan sekitar 140.000 tentara, meliputi 500 marinir dan pelaut Amerika Serikat (AS), serta menggunakan peluru tajam.

Perbatasan sengketa yang menjadi sorotan di lepas pantai barat tersebut merupakan saksi sejarah bentrokan kedua Korea pada 1999, 2002, dan 2009. Salah satu pulau perbatasan tersebut mendapat serangan artileri dari Korea Utara pada November lalu yang menewaskan empat warga negara Korsel.

Ketegangan lintas perbatasan terus tinggi sejak Seoul menuduh Pyongyang menembakkan torpedo ke sebuah kapal fregat mereka yang mengakibatkan tewasnya 46 orang pada Maret 2010 lalu.

Korut membantah tuduhan itu, dan kemudian menembaki pulau Yeonpyeong yang masuk dalam wilayah Korsel dan memicu kekhawatiran terjadinya perang.

Sejak saat itu Seoul telah menggelar serangkaian latihan militer, baik sendiri atau bersama Amerika Serika sebagai sekutu terdekatnya sebagai aksi unjuk kekuatan militer.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS