My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

KKP Jadikan Ambon Sebagai Proyek Percontohan WFC Indonesia

10 Maret
03:02 2010
KKP Jadikan Ambon Sebagai Proyek Percontohan WFC Indonesia

Ambon – Kota Ambon, ibu kota provinsi Maluku dijadikan proyek percontohan pengembangan program Water Front City (WFC) di Indonesia oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Wali Kota Ambon, Jopi Papilaja mengatakan bahwa proyek WFC yang mulai diterapkan di Ambon dengan titik berat pada kawasan Teluk Ambon, sudah diadopsi KKP sebagai proyek percontohan guna dikembangkan di tanah air.

Papilaja mengaku konsep WFC akan dipresentasikannya di Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 16 April 2010 mendatang dan selanjutnya akan dipresentasikan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Menteri Fadel Muhammad akan mempresentasikannya kepada Presiden SBY bertepatan dengan pelaksanaan event pelayaran internasional Sail Banda 2010 di Ambon Agustus mendatang,” katanya.

Kementrian Kelautan dan Perikanan telah mengambil alih konsep ini sebagai pilot proyek implementasi pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang 27 Tahun 2008 tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Menurut Papilaja, saat ini master plant pengembangan WFC sedang disusun oleh Tim independen dan diharapkan rampung dalam waktu dekat dan diikuti dengan pembuatan peraturan daerah (Perda) tentang pengembangan pesisir Teluk Ambon sebagai sentra ekonomi baru.

Dia mengakui program yang 90 persen anggarannya dibiayai swasta dan pemerintah pusat itu, jika terlaksana dengan titik berat pengembangan potensi kawasan Teluk Ambon dan potensi wisata itu akan menyerap tenaga kerja lebih dari 200 ribu orang.

“Jika program ini berjalan lancar maka akan terbuka kesempatan kerja bagi 200 ribu orang sebagai tenaga profesional di restoran, cafe tempat diving, sekolah diving dan lain-lain dan dalam kurun waktu 10 tahun mendatang tidak ada lagi warga Kota Ambon yang menganggur,” katanya.

Dia menandaskan, program pengembangan kawasan pesisir sebagai pusat ekonomi akan berdampak menjadikan Ambon sebagai kota jasa pelayanan pariwisata bahari di Maluku sekaligus merupakan cara untuk mencegah permasalahan tanah yang merupakan faktor penghambat masuknya investasi di daerah ini.

Konsep WFC juga merupakan salah satu program yang akan ipresentasikan dan ditawarkan kepada ratusan investor dalam dan luar negeri saat kegiatan “Maluku Investman Day” yang digelar Bank Mandiri.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS