My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Kenaikan Permukaan Air Laut Mengancam Bali

28 Juli
00:00 2008
Kenaikan Permukaan Air Laut Mengancam Bali

pantai sanur dilihat dari udaraMuliarta-Indosmarin.com
Denpasar
– Dampak pemanasan global sudah mulai terdeteksi di pantai-pantai di Bali. Data yang cukup mengejutkan dirilis oleh lembaga pemerhati lingkungan Yayasan Wisnu. Dari hasil pemantauan yang dilakukan Yayasan Wisnu menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan permukaan air laut di pantai-pantai di Bali.
Kenaikan permukaan air laut yang paling tinggi terjadi di Pulau Ceningan. Hasil pantauan Yayasan Wisnu diketahui tingkat kenaikan permukaan air laut di Pulau Ceningan mencapai 50 centimeter.
Direktur Eksekutif Yayasan Wisnu I Made Suarnatha menyatakan ada beberapa faktor penyebab yang diprediksi menjadi penyebab kenaikan permukaan air laut. Faktor pertama yaitu dampak dari pemanasan global yang menyebabkan mencairnya es. Faktor kedua, diperkirakan dampak siklus musiman perubahan arus gelombang dalam jangka panjang.
Suarnatha menyampaikan salah satu bukti fisik yang dapat dilihat dari kenaikan permukaan air laut yang terjadi di pantai-pantai di Bali yaitu terendamnya daerah-daerah yang selama ini tidak pernah terjangkau oleh luapan gelombang pasang. Suarnatha mengakui salah satu yang turut menyebabkan kenaikan permukaan air laut di Pantai-pantai di Bali adalah reklamasi Pulau Serangan. Hal ini merupakan bagian dari hukum dinamika fluida.
Kenaikan permukaan air laut ini diperkirakan juga sebagai faktor yang turut memperparah abrasi pantai di Bali. Suarnatha menilai proyek penyelamatan pantai yang dilakukan pemerintah daerah Bali gagal. Menurut Suarnatha kesusksesan proyek penyelamatan pantai yang dilakukan pemerintah daerah Bali juga hanya dihitung berdasarkan persentase proyek yang selesai dan tidak melibatkan partisipasi masyarakat dalam upaya penyelamatan pantai.
Sementara berdasarkan hasil penelitian program pasca Sarjana Ilmu Lingkungan Universitas Udayana disebutkan tingkat abrasi di pantai-pantai di Bali mencapai 3 meter pertahun. Dengan tingkat abrasi paling tinggi terjadi di Pantai lebih Gianyar mencapai sekitar 50 meter pertahun(*)

2 Komentar

  1. ngurah
    ngurah Februari 12, 17:04

    mANK BENER AKHIR2 NI,BANYAK TERJADI KNAIKAN AIR LAUT, TDAK DI BALI Aja tpi dseluruh dunia?? klo melihat knaikan air laut yg stiap tahun meningkat serta pemanasan global yg menyebabkan es kutub terus mencair, apakah kdepanna kita bsa menginjak tanah lgi, klo dr perhitungan anda sampe brapa lama?? trus bagaimana cara mengatasina??????????? ARE YOU SURE!!

  2. TP Adiwijaya
    TP Adiwijaya Mei 18, 11:23

    Salah satu cara pengatasan, selain menjaga lingkungan yg jelas (but takes time indeed), membuat pemecah gelombang dengan teknologi IAS yaitu teknologi yang sangat tepat, kuat dan tahan gempa untuk menahan abrasivitas gelombang laut. Untuk informasi lebih jelas di http://www.facebook.com dg akun IAS Breakwater

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *