My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Kasus RJ Lino di KPK Beda dengan Bareskrim

 Breaking News
18 Desember
20:59 2015
Kasus RJ Lino di KPK Beda dengan Bareskrim

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan perkara korupsi pengadaan Quay Container Crane tahun 2010 yang membelit Dirut PT Pelindo II RJ Lino berbeda dengan perkara yang ditangani Mabes Polri.

“Jenis alatnya berbeda kalau di Bareskrim itu mobile crane, di sini Quay Container Crane,” kata Pelaksana harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat konferensi pers di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (18/12).

KPK mentersangkakan Lino karena diduga menyalahgunakan wewenang selaku Dirut Pelindo II dan memperkaya diri sendiri, orang lain dan atau korporasi, dengan memerintahkan penunjukan langsung kepada perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery, sebagai pelaksana proyek.

Yuyuk menegaskan, penanganan perkara tersebut tidak hanya berhenti pada Lino saja karena terbuka kemungkinan adanya pengembangan untuk menjerat pihak lain yang layak dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

“Sampai saat ini tersangkanya satu orang, RJL dan ke depannya akan terus dikembangkan,” katanya.

KPK menjadikan Lino sebagai tersang setelah mengadakan penyelidikan atas laporan masyarakat hingga ditemukannya bukti permulaan yang cukup dan menerbitkan surat perintah penyidikan tanggal 15 Desember 2015.

Namun demikian sejauh ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah kerugian negara dari perkara tersebut. Lino sendiri pernah diperiksa KPK terkait perkara korupsi proyek pembangunan dermaga dan pengadaan alat berat crane di Pelabuhan Panjang Lampung.(BeritaSatu.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *