My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

KASAL: Sepuluh KRI Akan Masuk Tahap Konservasi

 Breaking News
19 Januari
12:20 2016
KASAL: Sepuluh KRI Akan Masuk Tahap Konservasi

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan, untuk menjaga wilayah perairan Indonesia perlu penguatan kekuatan maritim, sehingga diskusi dilakukan untuk melihat mana yang sudah terealisasi, yang perlu ditambahkan dan mana untuk direvisi dalam mencapai kekuatan esensial minimul alias MEF.

“Prioritas utama adalah alutsista yang sudah lewat masanya atau usang,” kata dia.

Menurut KASAL, sebanyak 10 kapal perang, akan masuk tahap konservasi dan tidak dioperasikan lagi.

“Selama belum ada penggantinya, kapal-kapal tersebut akan tetap dirawat. Kami harapkan dukungan Komisi I DPR terkait anggaran. Komunikasi ini akan menjadi perencanaan pembangunan TNI AL,” kata Supandi.

Modernisasi kapal-kapal perang dan sistem pendukung terus dilakukan TNI AL. Kemarin (18/1), TNI AL menerima kapal perang kelas perusak kawal berpeluru kendali buatan PT PAL Surabaya, di dermaga PT PAL, Surabaya.

Yang menarik, kapal-kapal perang ini dibuat dengan sistem modul laiknya pembuatan pesawat komersial Airbus Industrie, di Toulouse, Prancis, yang bagian-bagiannya dibuat di berbagai negara anggota konsorsium itu atau kontraktor yang ditunjuk.

Satu kapal kapal perang kelas perusak kawal berpeluru kendali buatan PT PAL Surabaya yang kemarin diterima TNI AL itu dibuat dalam enam modul. Empat modul dibuat PT PAL, dan dua modul dibuat di dermaga produksi galangan kapal Damen Schelde, Belanda. Semuanya lalu dirakit di Surabaya, yang dibeli memakai dana APBN 2015.
“TNI AL perlu 25 unit kapal di kelas ini,” kata Supandi, saat itu.(Antara)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS