My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

KASAL: Sepuluh Kapal Perang Akan Diganti

 Breaking News
19 Januari
19:59 2016
KASAL: Sepuluh Kapal Perang Akan Diganti

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan pihaknya saat ini masih mengoperasikan sejumlah kapal perang yang sebetulnya sudah tidak laik.

Guna menunjang kinerja TNI Angkatan Laut menjaga perairan dan kini juga aktif membantu tugas Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka menangkapi kapal ilegal, perlu dilakukan regenerasi armada.

“Prioritas utama adalah alutsista yang sudah lewat masanya atau usang. Sebanyak 10 kapal perang akan masuk tahap konservasi (tidak dioperasikan lagi),” kata Ade saat menerima kunjungan 29 anggota Komisi I DPR di Markas Besar TNI Angkatan Laut (AL) di Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (19/1).

Rombongan Komisi I dipimpin langsung ketuanya, Mahfudz Siddiq dari Fraksi PKS.

“Selama belum ada penggantinya, kapal-kapal tersebut akan tetap dirawat. Kami harapkan dukungan Komisi I DPR terkait anggaran. Komunikasi ini akan menjadi perencanaan pembangunan TNI AL,” jelas Ade.

Ade mengatakan untuk menjaga wilayah perairan Indonesia perlu penguatan kekuatan maritim. Kunjungan Komisi I sangat penting untuk melihat mana yang sudah terealisasi, yang perlu ditambahkan dan mana untuk direvisi dalam mencapai kekuatan esensial minimum, ujarnya.

Sementara itu Mahfudz mengatakan sebagai alat kelengkapan DPR di bidang pertahanan, Komisi I perlu mengetahui perkembangan terkini kondisi alutsista TNI AL secara langsung. Tujuannya untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka mewujudkan postur TNI AL sesuai dengan rencana strategis yang telah disusun.

“Kenapa TNI AL karena waktu rapat kerja dengan kamiI, panglima TNI katakan postur laut dan udara menjadi prioritas,” kata Mahfudz.

Mahfudz menjelaskan TNI AL harus dibangun secara modern karena pengembangan potensi kelautan sangat penting.(BeritaSatu.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *