My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

KASAL: Jumlah Kapal Selam RI Akan Ditambah

26 Agustus
23:52 2010
KASAL: Jumlah Kapal Selam RI Akan Ditambah

Kapal Selam

Cilegon – Jumlah kapal selam yang dimiliki Indonesia selama ini hanya dua buah. Jumlah ini dipandang kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

“Kami akan menambah armada kapal selam, yang selama ini melakukan pengamanan di teritorial perairan Indonesia,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Agus Suhartono.

Pernyataan ini disampaikan KASAL usai menerima Brevet Hiu Kencana yang disematkan oleh Komandan Satuan Kapal Selam Koarmatim, Kolonel Laut (P) Muhammad Ali, Kamis (26/8).

Di Tempat terpisah, Kepala Dispenal, Laksamana Pertama TNI, Herry Setianegara menjelaskan, kapal selam merupakan senjata berdaya tangkal tinggi, karena karakternya yang sulit dideteksi dam mampu membawa berbagai jenis senjata, seperti torpedo, ranjau maupun peluru kendali.

“Bagi Indonesia, memiliki dan mengoperasikan kapal selam akan memperkuat daya dan kekuatan tangkal,” kata Herry menjelaskan.
Menurut Herry Setianegara sejarah peperangan laut, membuktikan bahwa hanya kapal selam yang mampu masuk dan menembus jantung pertahanan lawan, selain itu, kapal selam dapat menghancurkan sebuah armada tempur.

“Kapal selam juga dapat menjadi center of gravity Angkatan laut,” imbuh Herry Setianegara.

Melihat dari fungsi dan kegunaan itu masih menurut Herry dimana dengan memiliki kapal selam semakin menguatkan pemikiran bahwasanya kapal selam merupakan senjata yang bernilai strategik bagi TNI AL.

“Memiliki kapal selam baik dalam jumlah yang cukup maupun kemampuan tempur yang handal merupakan keniscayaan dalam mewujudkan TNI AL yang kuat dan dicintai rakyat,.” jelasnya.

Sebelumnya, selain Kasal, Laksamana TNI Agus Suhartono yang menerima Brevet Hiu Kencana, Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI George Toisutta, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat juga menerima penghargaan yang merupakan kehormatan kapal selam TNI AL.

Penyematan brevet itu sendiri dilaksanakan di dalam kapal selam KRI Cakra-401 yang menyelam pada kedalaman sekitar 15 meter dibawah permukaan laut di perairan Selat Sunda, sekitar pukul 14.00 WIB. (Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS