My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Karena Tiupan Angin, Tumpahan Minyak Tidak Masuk Perairan Indonesia

29 Mei
14:43 2010

Batam – Tumpahan minyak kapal tanker MV Bunga Kelana III yang bocor di Selat Singapura belum memasuki perairan Indonesia, “Perairan Indonesia masih aman, minyak belum memasuki perairan Batam,” kata Direktur Polair Kepolisian Daerah Kepulauan Riau AKBP Yassin Kosasih.

Yassin Kosasih mengatakan tumpahan minyak masih berada di Outer Port Limit (OPL) Selat Singapura, tidak masuk ke Perairan Indonesia karena angin bertiup ke arah Singapura, bukan ke Batam.

Menurut Yassin Kosasih, sejak tabrakan terjadi hingga kini, angin bertiup dari tenggara menuju barat laut dengan kecepatan delapan knot, sehingga Perairan Batam terhindar dari limbah yang terbawa arah angin.

Sementara itu, ia mengatakan sebagian minyak yang tumpah telah diangkut kapal pencegah pencemaran dari Singapura dan Malaysia.

“Sebagian sudah diangkut. Sedang sisanya akan dinetralisir dengan oil dispertant,” kata dia.

Kapal Tanker MT Bunga Kelana 3 bertabrakan dengan kapal pengangkut MV Wally, di sekitar 13 km atau delapan mil sebelah tenggara Changi East, Selasa (25/5).

Akibat tabrakan itu, diperkirakan terdapat tumpahan minyak mencapai 2.000 metrik ton, diperairan OPL, Selat Singapura.

Tidak ada korban jiwa dalam tabrakan kapal tanker MT Bunga Kelana 3 berbendera Malaysia dengan MV Waily di Selat Singapura.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS