My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Kapal Patroli China Dikirim ke Pulau Sengketa

21 Oktober
02:44 2010
Kapal Patroli China Dikirim ke Pulau Sengketa

AL China

Tokyo – China mengirim kembali kapal-kapal patroli perikanan ke perairan dekat satu gugusan pulau yang disengketakan antara Tokyo dan Beijing setelah sebelumnya menarik kapal-kapal.

Kepulauan yang dikuasai Jepang itu, yang dikenal sebagai kepulauan Senkaku di Jepang dan Diaoyu di China, menjadi pusat sengketa terburuk dalam beberapa tahun antara dua negara ekonomi terbesar Asia itu setelah Jepang menahan seorang nakoda kapal nelayan China dekat lokasi itu enam pekan lalu.

Menurut kantor berita Jepang, Jiji Press, pada 14 Oktober pekan lalu, Beijing mengirimkan sebuah kapal dengan tujuan “melindungi hak-hak sah nelayan China” dekat pulau-pulau Laut China Timur itu.

Sementara surat kabar Yumiuri Shimbun memberitakan tiga kapal dikirim oleh China pada hari itu.

Pertikaian itu dimulai ketika Jepang menahan seorang kapten kapal pukat harimau China dekat pulau-pulau itu 8 September yang kapalnya menabrak dua kapal penjaga pantai Jepang.

China marah dengan sejumlah protes diplomatik, pelecehan dan tindakan-tindakan menghukum lainnya. China kemudian mengirimkan dua kapal patroli ke kawasan itu pada 23 September. Kapal-kapal itu kemudian ditarik dari daerah itu setelah Jepang membebaskan kapten kapal nelayan itu.

Akan tetapi, ketegangan terus meningkat sejak itu, dengan unjuk-unjuk rasa kelompok nasioalis di kedua negara itu, termasuk tiga hari protes di kota-kota China di perusahaan-perusahaan dirusak.

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan melakukan pertemuan singkat dengan PM China Wen Jiabao di Brissels awal Oktober ini dan para pejabat di Tokyo mengatakan kedua negara sedang berusaha mengatur satu KTT resmi akhir Oktober ini.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS