My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Jerman Menjual Kapal Selam Nuklir ke Israel

22 Maret
11:28 2012
Jerman Menjual Kapal Selam Nuklir ke Israel

Kapal selam Israel Kelas Dolphine

Jakarta  – Pemerintah Jerman Selasa (20/3) menyatakan secara resmi menjual kapal selam kelas Dolphin keenam kepada Israel. Menteri Pertahanan Jerman, Thomas de Maiziere mengumumkan keputusannya itu dalam konferensi persnya bersama mitranya dari Israel Ehud Barak di Berlin.

“Sebuah kapal selanjutnya akan dikirim ke Israel dan akan ada bantuan keuangan,” kata Maiziere seraya membenarkan bahwa Jerman akan menanggung sebagian dari harga kapal selam itu.

November 2011 lalu, sebuah sumber pemerintah Jerman mengatakan bahwa Berlin akan menanggung dana sebesar 135 juta Euro ($ 178 juta), sepertiga dari biaya kapal selam yang mampu membawa hulu ledak nuklir dengan jangkauan operasi 4.500 kilometer.

Sebelumnya, tiga kapal selam kelas Dolphin telah dikirim ke Israel antara 1998 dan 2000. Pada tahun 2006, Israel memesan dua kapal selam keempat dan kelima yang lebih maju.

Kapal selam keempat, kelima dan keenam masing-masing akan diserahkan pada tahun 2013, 2014 dan 2016.

Selama ini Israel merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dan tidak pernah mengizinkan fasilitas nuklirnya diinspeksi serta menolak bergabung dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Sebuah survei yang dilakukan Pusat Arab untuk Riset dan Studi Kebijakan (ACRPS) di 12 negara Arab membuktikan bahwa 51 persen dari responden meyakini Israel sebagai ancaman utama bagi dunia Arab, sementara 22 persen lainnya menganggap AS sebagai ancaman terbesar.

Survei lain pada 2011 oleh Lembaga Friedrich Ebert yang bermarkas di Berlin menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen masyarakat Eropa percaya bahwa Israel adalah ancaman paling serius terhadap keamanan global.(Rep/G)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS