My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Jalankan Misi Diplomasi, Jeanne d`Arc Tiba di Jakarta

22 Februari
22:57 2009
Jalankan Misi Diplomasi, Jeanne d`Arc Tiba di Jakarta

Jakarta – Kapal induk helikopter Prancis “Jeanne d`Arc” dan kapal perusak “Georges Leygues” yang bertolak dari Brest, Prancis, pada 9 Desember, tiba di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (21/2) untuk melakukan misi diplomasi dan persahabatan hingga 26 Februari 2009.

“Selain membawa misi diplomasi, kami juga ingin memperoleh pengetahuan dan pengalaman dari Angkatan Laut Indonesia yang bersama mitra-mitranya dari Malaysia dan Singapura telah berhasil menumpas perompakan di Selat Malaka,” kata Kapten Herve Blejean yang disertai Komandan Thierry Catard sebagai pemimpin “Georges Leygues” kepada kantor berita Antara yang meliput kedatangan kapal-kapal tersebut.

Menurut Blejean, angka perompakan di Selat Malaka yang dilalui banyak kapal kargo dan tanker menurun drastis selama dua tahun terakhir.

Selanjutnya, Blejean mengatakan sesuai rencana pelayarannya, Jakarta dipilih sebagai tempat persinggahan kapal-kapal itu karena Ibukota Indonesia itu termasuk kota yang dinamis dan hubungan antara Indonesia dan Prancis berlangsung baik selama ini.

“Seorang perwira muda dari Indonesia ikut serta dalam rombongan kami dan jumlah kadet dari Indonesia bisa bertambah pada tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

Kapal “Jeanne d`Arc” digunakan untuk latihan dasar bagi para kadet Angkatan Laut Prancis. Lettu (P) Bagus Jatmiko dari Indonesia termasuk seorang kadet tamu yang mengikuti pelayaran kapal-kapal tersebut hingga Mei nanti. Bagus bersyukur dapat memperoleh kesempatan mengikuti pelayaran ini dan menimba banyak pengetahuan termasuk penguasaan bahasa Prancis.

Sebagai kapal induk, “Jeanne d`Arc” dan “Georges Leygues” pernah ikut serta dalam misi bantuan kemanusiaan di Nanggroe Aceh Darussalam menyusul bencana tsunami yang melanda provinsi itu dan beberapa negara lain di Asia Tenggara pada 26 Desember 2004. Keduanya meninggalkan misi awalnya selama hampir dua bulan pada awal tahun 2005. Kapal “Jeanne d`Arc” yang berawak 600 orang telah mengirimkan bantuan ke wilayah-wilayah terisolasi terutama Meulaboh dan desa-desa di sekitarnya.

Sebuah delegasi dari kota Brest yang dipimpin Walikota Francois Cuillandre juga ikut dalam rombongan tersebut. Walikota Brest menjajaki kemungkinan kerjasama di berbagai bidang dengan pihak-pihak terkait di Jakarta.(Ant.)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS