My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

IOF Buka Jalur Alternatif Hubungkan Pantai Barat-timur Sulsel

 Breaking News
10 Mei
14:16 2015

Makassar – Indonesia Offroad Federation (IOF) membuka jalur alternatif baru yang menghubungkan pantai barat dan timur Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Open Road Expedition 2015.

“Ini karena kita mau buka jalur baru. Dalam tujuh tahun terakhir jumlah kendaraan di Sulsel tumbuh dari 500 ribu unit hingga sekarang sudah mencapai lebih dari 2,5 juta unit. Sementara jalur yang menghubungkan pantai Barat dan Timur Sulsel hanya ada Camba dan Bulu Dua,” kata Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang sebelum mengikuti Open Road Expedition di Makassar, Sabtu.

Jalur alternatif yang menghubungkan pantai Barat dan Timur, menurut Agus, sangat penting mengingat tahun ini akan mulai dilakukan pengerjaan fly over untuk jalur Camba, sementara jalur melalui Bulu Dua rawan longsor.

“Jadi memang harus ada jalur alternatif, kalau tidak macet,” kata Agus yang juga menjabat sebagai Ketua IOF Sulsel.
Rute Open Road Expedition 2015 diantaranya mencakup Makassar-Barru, Barru-Takalasi, Takalasi- Kemiri, Dusun Baenang, dan menuju batas Kabupaten Soppeng dan Barru. Agus mengatakan jalur off road yang dimulai dari Takalasu ini, jaraknya hanya 2,5 km, namun tingkat kesulitan yang tinggi menjadikan jarak tersebut bahkan bisa ditempuh hingga sehari.

“Kita sudah pernah mencoba jalur tersebut sebelumnya, dan hasilnya banyak mobil yang jadi korban, sekarang kita akan menjajal rute tersebut sekali lagi, karena IOF tidak kenal kata menyerah,” ujarnya.

Menurut Agus, sejak melewati jalur tersebut pertama kali, kini kondisinya sudah lebih baik karena masyarakat di sekitar wilayah tersebut juga membantu memperlebar jalan secara suka rela ketika mengetahui bahwa jalur itu akan dilalui para off roader.

“Hasilnya nanti akan kami laporkan ke gubernur, dan jika disetujui, diharapkan kita bisa mulai membangun jalan tahun depan,” katanya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS