My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Inilah Cara Patroli Identifikasi Kapal Ikan Asing

 Breaking News
05 Desember
07:52 2014
Inilah Cara Patroli Identifikasi Kapal Ikan Asing

Kepulauan Riau – Salah satu kesulitan dalam operasi patroli penjagaan wilayah perairan Indonesia khususnya di dekat perbatasan adalah mengidentifikasi kapal ikan yang ditemui selama patroli.

Sebab, menurut Komandan KRI Barakuda-633, Mayor Pelaut Saryanto, kebanyakan kapal ikan memiliki kesamaan bentuk jika dilihat dari kejauhan.

“Dari kejauhan bentuknya hampir sama, tentunya harus dideteksi dengan didekati,” katanya saat ditemui di atas KRI Barakuda-633 di rute pelyaran dari Batam menuju perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau, Kamis malam.

Akan tetapi, Saryanto mengaku pihaknya sudah memiliki sejumlah ciri-ciri kapal ikan asing dari negara tetangga yang kerap diketahui melakukan aktivitas ilegal di wilayah perairan Indonesia.

Di sekitar perairan Laut Natuna biasanya yang ditemui adalah kapal ikan asing ilegal dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

“Kalau kapal ikan Thailand itu biasanya berbentuk kalau kami bilang mirip keong, jadi anjungannya lebih tinggi. Sementara kapal ikan Malaysia itu biasanya berwarna biru atau kuning. Sedangkan kapal ikan Vietnam itu pairing atau bentuknya itu seperti dua kapal yang menyambung,” katanya.

Biasanya prajurit TNI AL yang bertugas selama patroli apabila mendapati kapal semacam itu akan didekati, dan baru melakukan tindakan khusus apabila kapal-kapal tersebut melakukan manuver berbahaya.

KRI Barakuda-633 yang masuk ke dalam jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmabar sejak 2010 itu diperkuat dengan sistem persenjataan satu meriam kaliber 40 mm dan dua meriam kaliber 20 mm. (Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS