My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Ikan-ikan di California Tercemar Merkuri

30 Mei
08:46 2011
Ikan-ikan di California Tercemar Merkuri

Shiner perch

Los Angeles – Sembilan-belas persen daerah pantai di Negara Bagian California, AS, yang contohnya diambil oleh badan perairan negara bagian, memiliki ikan dengan kandungan merkuri sangat tinggi sehingga tak boleh dimakan oleh anak-anak dan perempuan muda.

14 persen lokasi memiliki kandungan PCB yang sama tingginya, demikian antara lain isi penelitian yang disiarkan oleh The Los Angeles Times, Minggu (29/5).

Menurut survey yang didanai lembaga pengairan negara bagian, ditemukan ada konsentrasi PBS dan merkuri paling tinggi di San Francisco Bay dan San Diego Bay.

Temuan tersebut, bagian dari penelitian dua-tahun yang merupakan survei terbesar di seluruh negara bagian itu untuk mengetahui zat pencemar pada ikan di sepanjang pantai California, dimana para ahli meneliti lebih dari 2.000 ikan dari tiga lusin spesies.

Semua spesies itu dikumpulkan sejak 2009 dari perairan di dekat Los Angeles, San Francisco dan San Diego.

Menurut laporan ilmiah tersebut, survei ini menyoroti masalah kesehatan dari zat merkuri, logam beracun yang ditemukan pada ikan di seluruh dunia, dan PCB, bahan kimia beracun yang dilarang di Amerika Serikat pada 1970-an.

Kedua bahan itu terus menimbulkan bahaya pada manusia yang mengkonsumi ikan yang ditangkap disepanjang pantai California sebab bahan tersebut dapat merusak sistem syaraf dan menimbulkan masalah pertumbuhan pada anak-anak serta kanker, kerusakan hati dan gangguan reproduksi, kata beberapa peneliti yang dikutip oleh laporan tersebut.

“Sayangnya, kami lihat tak banyak daerah yang benar-benar bersih,” kata Jay Davis, ilmuwan senior di San Francisco Estuary Institute dan pemimpin peneliti dalam studi itu.

Tapi satu katalog mengenai di tempat mana dan pada ikan apa bahan berbahaya tersebut terkandung bisa membantu penggemar memancing mengambil keputusan yang lebih baik.

“Dengan informasi yang baik, orang dapat mengurangi keterpajanan mereka secara besar.” papar Jay Davis.

Ikan hiu memiliki tingkat merkuri paling tinggi akibat kecenderungan hewan laut tersebut yang tak biasa untuk mengumpulkan bahan pencemar di daging mereka, sementara ikan mackerel memiliki kandungan zat tercemar yang paling rendah, kata survei itu.

Sebagian hasil penelitian tersebut digunakan untuk membantu memetakan panduan baru mengenai konsumsi ikan pada awal pekan lalu buat para pecandu memancing di San Francisco Bay, yang pertama kali diperbarui di sana oleh para pejabat kesehatan negara bagian dalam 17 tahun.

Menurut The Los Angeles Times saran itu mengidentifikasi sejenis ikan air tawar, shiner perch, tidak aman untuk dimakan dalam jumlah apa pun dan memperingatkan anak-anak dan perempuan muda agar tidak mengkonsumsi white sturgeon, striped bass dan hiu yang ditangkap di teluk tersebut.

Kandungan logam dan bahan kimia lain pada ikan menjadi masalah di sepanjang pantai Southern California sehingga para pejabat kesehatan dua tahun lalu memperluas jumlah spesies ikan di daftar “jangan dimakan” dari satu jadi lima akibat tingginya kandungan PCB, merkuri dan pestisida yang dilarang, DDT.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS