My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Helikopter AL Multinasional Ditembaki Perompak Somalia

26 Oktober
03:23 2010
Helikopter AL Multinasional Ditembaki Perompak Somalia

Perompak Somalia

Mogadishu – Bajak laut Somalia melepaskan tembakan ke arah helikopter anti-perompakan, yang kemudian menyulut tembakan balasan dan menewaskan sedikitnya empat orang di sebuah desa pesisir kecil.

Menuru kantor berita AFP, perompak di desa Labad yang terletak di sepanjang pantai utara Somalia pada Minggu (24/10) malam menembaki sebuah helikopter tidak teridentifikasi yang datang dari sebuah kapal perang yang berpatroli di perairan sekitar negara Tanduk Afrika tersebut.

“Beberapa teman kami yang mempersiapkan serangan dekat Labad diprovokasi oleh sebuah helikopter militer milik pasukan internasional yang melanggar perairan kami dan mereka menembakinya, namun helikopter itu balas menembakkan satu rudal yang menewaskan empat orang yang mencakup nelayan,” kata Abdi Yare, seorang pemimpin perompak kepada AFP melalui telefon.

“Rudal yang ditembakan dari helikopter ini kemudian menghantam sebuah karang dan meledak, yang mengakibatkan kematian mereka. Tiga orang lain terluka dalam insiden tersebut,” tambahnya.

Untuk diketahui, perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia meningkatkan serangan pembajakan terhadap kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden meski angkatan laut asing digelar di lepas pantai negara Tanduk Afrika itu sejak 2008.

Kapal-kapal perang asing berhasil menggagalkan sejumlah pembajakan dan menangkap puluhan perompak, namun serangan masih terus berlangsung.

Sedikitnya 27 kapal asing dan 485 pelaut masih ditahan perompak, kata Ecoterra, sebuah LSM yang mengawasi kegiatan martim di kawasan tersebut.

Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia, dan Biro Maritim Internasional melaporkan 24 serangan di kawasan itu antara April dan Juni tahun 2008 saja.

Angka tidak resmi menunjukkan 2009 sebagai tahun paling banyak perompakan di Somalia, dengan lebih dari 200 serangan, termasuk 68 pembajakan yang berhasil dan jumlah uang tebusan diyakini melampaui 50 juta dolar.

Perompak menyerang lebih dari 130 kapal dagang pada tahun itu, atau naik lebih dari 200 persen dari serangan tahun 2007, menurut Biro Maritim Internasional.

Kelompok-kelompok bajak laut Somalia, yang beroperasi di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa, memperoleh uang tebusan jutaan dolar dari pembajakan kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden.

Patroli angkatan laut multinasional di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Eropa dengan Asia melalui Teluk Aden yang ramai tampaknya hanya membuat geng-geng perompak memperluas operasi serangan mereka semakin jauh ke Lautan India.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS