My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Gubernur Bali: Pembangunan Pelabuhan Gunaksa Perlu Kajian Khusus

28 Mei
19:16 2011
Gubernur Bali: Pembangunan Pelabuhan Gunaksa Perlu Kajian Khusus

Pemprov Bali

Semarapura – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan bahwa upaya penyelesaian pembangunan Pelabuhan Gunaksa, Kabupaten Klungkung, masih memerlukan kajian yang realistis.

“Kami minta pihak-pihak yang terkait pembangunan itu, mampu membuat kajian-kajian yang lebih realistis, mengingat masih banyak kendala yang dihadapi hingga saat ini,” kata Gubernur Pastika di Semarapura, ibu kota Kabupaten Klungkung, Sabtu (28/5).

Ketika melakukan temu wicara dengan warga di daerah itu, gubernur menyebutkan, pembangunan Pelabuhan Gunaksa sudah sejak cukup lama dirintis pemerintah, namun masih menemukan berbagai kendala di lapangan.

“Ibaratnya, untuk menyelesaikan proyek Pelabuhan Gunaksa, kita berada dalam posisi maju susah, mundur pun tidak bisa,” katanya.

Gubernur Pastika menyebutkan, banyak hal yang masih harus dikaji dan dipikirkan kembali untuk percepatan penyelesaian pelabuhan tersebut.

“Tidak ada jalan mundur, sementara untuk melangkah maju, harus penuh dengan perhitungan,” katanya.

Menurut gubernur, biaya yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung, sesungguhnya sudah cukup banyak untuk itu.

“Biaya telah keluar banyak, namun di sisi lain letak Pelabuhan Gunaksa sesungguhnya sangat sulit untuk dibangun dermaga,” ujarnya.

Dikatakan, ombak di sekitar Pelabuhan Gunaksa sangat besar, dan itu menunjukkan dari sisi teknis saja sudah sulit. Terlebih nantinya bagi kapal feri yang akan berlabuh, tentu juga akan mengalami kesulitan.

Tidak cukup sampai di situ, pelabuhan juga kesulitan akses jalan raya dan bahkan normalisasi Sungai Unda yang muaranya di kawasan pelabuhan.

“Sisi status pelabuhan pun belum jelas. Siapa yang akan mengelola, juga belum ada keputusannya,” ujarnya.

Menurut Pastika, pelabuhan sebagai suatu sumber daya yang nantinya menghasilkan uang, idealnya sudah ada status yang jelas dari awal.

“Demikian pula dengan dana yang telah dikucurkan untuk pembangunan yang telah berjalan, apakah bentuknya dana hibah atau penyertaan modal? Itu harus dipertanggungjawabkan penggunaan uangnya,” katanya.

Mengenai kelanjutan pembangunannya, saat ini masih sedang tahap pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Made Santha mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pada 2013 Pelabuhan Gunaksa telah selesai dibangun.

“Sejauh ini dana yang telah terpakai sebesar Rp90 miliar dari Kementerian Perhubungan, serta dari Pemprov Bali Rp27 miliar, dan dari Pemkab Klungkung Rp13 miliar,” ujarnya.

Sedangkan untuk realisasi pembangunan fisik, kata Santha, besarnya bervariasi. “Kemenhub telah menyelesaikan 68 persen pembangunan fisiknya, pemprov 38 persen, dan Pemkab Klungkung baru 10 persen dari yang direncanakan,” ucapnya menjelaskan.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS