My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Gelombang Tinggi, Nelayan Jepara Diimbau Tak Melaut

 Breaking News
03 Oktober
14:50 2015
Gelombang Tinggi, Nelayan Jepara Diimbau Tak Melaut

Jepara – Nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diimbau untuk tidak melaut karena gelombang air laut di daerah setempat kembali tinggi.

“Bahkan, kapal penumpang sejak Selasa (29/9) hingga kini tidak beroperasi karena gelombang tinggi,” kata Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jepara Sutana di Jepara, Sabtu.

Ketinggian gelombang laut pada Sabtu (3/10), lanjut dia, rata-rata 2–2,5 meter dan ketinggian maksimal 2,5–3,5 meter.

Sementara kecepatan anginnya, kata dia, antara 14-19 knot.

Kondisi tersebut, menurut dia, memang tidak aman bagi nelayan untuk melaut.

Untuk itu, nelayan juga perlu mempertimbangkan kondisi cuaca tersebut agar tidak memaksakan diri melaut demi keselamatan diri. Cuaca laut yang berubah-ubah, memang terlihat sejak beberapa bulan terakhir.

Oleh karena itu, lanjut dia, semua pihak yang melakukan aktivitas di laut patut waspada karena sewaktu-waktu cuaca laut bisa berubah ekstrem.

“Gelombang tinggi selama musim timuran tahun ini memang berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bahkan tahun ini jauh lebih ekstrem karena gelombang tinggi hampir terjadi selama beberapa hari,” ujarnya.

Meskipun gelombang tinggi, nelayan Jepara juga melakukan aktivitas melaut.

Stevi mengakui, selama musim timuran tetap melaut karena menjadi satu-satunya mata pencaharian.

“Jika tidak melaut, tentunya tidak ada pemasukan untuk keluarga,” ujarnya. Gelombang tinggi, lanjut dia, biasanya terjadi pada siang hari, sehingga melaut diupayakan lebih pagi ketika cuaca masih bersahabat.(AntaraNews.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *