My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Gelombang di Perairan Bengkulu Capai Ketinggian 4 Meter

 Breaking News
10 Agustus
11:52 2016
Gelombang di Perairan Bengkulu Capai Ketinggian 4 Meter

Bengkulu – Gelombang di perairan Bengkulu dan Enggano, Bengkulu Utara, saat ini mencapai ketinggian 4 meter, sehingga membahayakan pelayaran semua jenis kapal. adapun ketinggian gelombang ini diprakirakan akan berlangsung dari pagi hingga sore hari

“Kita mengimbau kepada nelayan agar sebaiknya tidak melaut karena ketinggian gelombang perairan Bengkulu dan Enggano mencapai 4 meter. Kalau mereka melaut kita khawatir akan disapu gelombang tersebut,” kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Iqbal Fathoni, di Bengkulu, Rabu (10/8).

Menurut Iqbal, berdasarkan prakiraan, ketinggian gelombang mencapai hingga 4 meter dan tidak hanya di laut Bengkulu dan Enggano, tapi hal yang sama juga melanda perairan barat Lampung, Selatan Sunda bagian Selatan dan perairan Jawa Barat.

Paran nelayan di daerah Bengkulu ini, diharapkan waspada jika akan tetap berangkat melaut. Dengan kewaspadaan itu, jika ketinggian gelombang semakin tinggi, maka nelayan bisa berlindung di daerah yang aman, sehingga akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Kalau nelayan tetap berangkat melaut disaat gelombang tinggi 4 meter, sebaiknya jangan mencari ikan di laut lepas, tapi cukup 2-3 mil saja dari bibir pantai, sehingga akan terhindar dari ancaman gelombang besar,” ujarnya.

Pantuan SP di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Pulau Baai, Kota Bengkulu, Rabu pagi, jumlah kapal yang membongkar ikan di PPI tersebut relaitf sedikit dari hari sebelumnya, karena banyak nelayan tidak melaut karena gelombang tinggi.

“Kapal nelayan yang sandar di PPI Pulau Baai, Kota Bengkulu untuk membongkar ikan hasil tangkapan hanya jumlahnya relatif sedikit hanya belasan unit saja. Padahal, kalau cuaca bagus kapal tabat mencapai puluhan buah,” kata Syafril (45), nelayan setempat.

Syafril mengatakan, sejak gelombang tinggi dan nelayan tidak melaut, produksi ikan laut turun dratis, sehingga pasokanya ke pasar-pasar setempat tidak normal.

Akibatnya, harga beberapa jenis ikan laut berkualitas melambung, seperti ikan gebur, kakap merah, tenggiri dan tongkol naik rata-rata Rp 10.000/ kg dari sebelum antara Rp 25.000-Rp 30.000/kg. (Suara Pembaruan).

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *