My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Gahawisri Dukung `VIY 2009 MICE and Marine Tourism`

07 November
21:00 2008
Gahawisri Dukung `VIY 2009 MICE and Marine Tourism`

Jingga Fajar – indosmarin.com

Jakarta – Gahawisri (Gabungan Pengusaha Wisata Bahari) mendukung keputusan pemerintah untuk melanjutkan program tahun kunjungan wisata (Visit Indonesia Year) pada 2009 dengan tema wisata konvensi (MICE / Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) dan wisata bahari (marine tourism).

“Kita menyambut baik keputusan pemerintah itu. Memang pada rapat koordinasi pemasaran pada bulan lalu, kita sudah sepakat VIY diteruskan dan kita mengusulkan menjadi wisata bahari,” kata Sekjen Gahawisri, Didien Junaedy yang dihubungi di Jakarta, Jumat (7/11).

Didien mengatakan tinggal bagaimana implementasi di daerah untuk VIY 2009 tersebut dengan penyiapan infrastruktur, kelembagaan dan SDM untuk mendukung hal itu.

“Untuk mengembangkan wisata bahari, SDM harus disiapkan, diinventarisasi dari tiap kabupaten, harus mengecek infrastruktur, misalnya bandara, pelabuhan, dermaga-dermaga di pulau kecil, juga akses transportasi lainnya,” kata Didien.

Selain itu, katanya, daerah-daerah berpotensi wisata bahari juga perlu mengembangkan dan mengemas produk wisata bahari yang bisa dijual. “Kalau satu produk dari destinasi wisata bahari jelas dengan pengemasannya, kita bisa promosikan dan kita bisa membantu mencarikan investasinya,” katanya.

Didien melihat hal yang perlu diperhatikan adalah membina masyarakat agar mempunyai kesadaran wisata (tourism minded) karena wisata bahari berbasis masyarakat. “Wisata bahari harus berbasis masyarakat, di mana keikusertaan masyarakat itu mutlak perlu,” katanya.

Dia mencontohkan peran serta masyarakat bisa dengan mengembangkan “home stay” untuk wisman, dan menjadikan daerahnya kampung wisata. “Masyarakat juga bisa mengembangkan wisata bahari berupa ekonomi wisata bahari yaitu wisata perikanan yang ramah lingkungan. Itu bisa jadi obyek wisata yang menarik,” katanya seperti yang diberitakan Antara.

Sebelumnya, Sekjen Gahawisri itu mengatakan wisata bahari merupakan wisata utama Indonesia di masa depan. “Wisata Indonesia ke depan adalah wisata bahari karena negara kita adalah negara kepulauan. Wisata bahari merupakan kegiatan yang baru dikembangkan,” kata Didien di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pariwisata bahari mempunyai potensial pasar yang sangat besar dan berpotensial menyumbang devisa pariwisata bagi negara.

“Potensi wisata bahari antara 25 sampai 30 persen dari total devisa pariwisata yang ditargetkan oleh pemerintah berasal dari wisata bahari, dengan catatan pengembangan secara konsisten,” kata Didien. “Harapan saya, 10 tahun ke depan 50 persen target devisa pariwisata berasal dari wisata bahari,” kata Sekjen Gahawisri itu(Ant.)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS