My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Gahawisri Dorong Bali Siapkan Kode Etik Penyelaman

28 Februari
12:56 2012

Mola mola Nusa Penida

Denpasar – Gabungan pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk segera menetapkan kode etik penyelaman di Kawasan Konservasi Pesisir (KKP) Kepulauan Nusa Penida.

Gahawisri menilai kode etik penyelaman sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pariwisata bahari yang berkelanjutan di kawasan kepulauan Nusa Penida terkait keberadaan ikan Mola mola.

Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali Yos. W.K Amerta menegaskan kode etik menjadi sangat diperlukan karena terkadang para penyelam dan wisatawan yang menyelam mengganggu ekosistem laut. Apalagi di kawasan KKP Nusa Penida penyelam sering memegang ikan Mola mola.

“Karena dengan memegang dapat mengganggu kesehatan dari Mola mola, dan dia bisa terganggu kedepannya itu bisa-bisa dia pergi, atau mungkin ada lapisan lendir pada ikan dipegang dia terangkat, akhirnya dia mudah kena penyakit” jelas Yos. W.K Amerta.

Amerta menyebutkan kode etik penyelaman selain bertujuan untuk melindungi trumbu karang dan biota laut, juga bertujuan untuk membuat para penyelam terhindar dari kecelakaan saat melakukan penyelaman.

Penyelaman yang aman juga menjadi prioritas bagi Bali selain penyelaman berwawasan lingkungan.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *