My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Freddy Numberi Ajak Warga Dunia Selamatkan Laut

09 April
06:46 2008

Jakarta, Sudah tiba saatnya bagi masyarakat dunia untuk memobilisasi upaya hingga ke tingkat pengambil kebijakan politik tertinggi, guna menetapkan langkah-langkah penyelamatan laut terkait perubahan iklim global. Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi dalam pidatonya saat Konferensi Ke-4 Forum Global Kelautan, Pesisir dan Pulau Pulau di Hanoi, Vietnam kemarin

Lebih lanjut Freddy Numberi menyampaikan bahwa pemanasan global dan naiknya permukaan laut telah mengakibatkan beberapa dampak, seperti: beberapa pulau yang terancam tenggelam, punahnya ikan di laut akibat bergesernya pola rantai makanan dan hancurnya ekosistem terumbu karang. Dihadapan 481 peserta Konferensi yang datang dari 72 Negara, Freddy Numberi menegaskan bahwa untuk menyelamatkan laut maka masyarakat dunia harus bekerjasama dan didukung kebijakan politik yang kondusif hingga tingkat yang paling tinggi.

Oleh sebab itu, Indonesia akan menggelar Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean’s Conference/WOC) 2009 di Manado pada 11 – 15 Mei 2009 mendatang. Pada kesempatan ini Freddy mengundang para pengambil kebijakan tingkat Dunia untuk menggalang komitmen dunia terkait menyelamatkan laut melalui Manado Ocean’s Declaration. Freddy Numberi yang didampingi Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Sarundayang, juga mengundang seluruh peserta konferensi untuk hadir di Manado pada Konferensi Kelautan Dunia 2009 yang akan datang.

Di Hanoi, Menteri Kelautan dan Perikanan RI juga memperkenalkan Coral Triangle Initative (CTI), yakni suatu bentuk kerjasama kelautan regional yang dirintis Indonesia dengan melibatkan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, PNG, Timor Leste dan Kepulauan Solomon. Adapun CTI dibentuk dalam rangka menyelamatkan serta melestarikan terumbu karang terhadap dampak perubahan iklim global. CTI telah mendapatkan dukungan dunia. Pada kesempatan itu, Pimpinan Global Environmental Facility (GEF), Monique Barbut, menyatakan bahwa dukungan hibah GEF untuk CTI telah ditingkatkan, dari US$25 juta menjadi US$ 63 juta. Disamping itu, telah disiapkan pula dana pendamping sebesar US$ 385 juta dari berbagai sumber guna mensukseskan CTI. Jika tidak ada aral melintang maka pertemuan para pemimpin negara-negara CTI ini akan berlangsung pula di Manado, bersamaan dengan Konferensi Kelautan Dunia 2009, sekaligus untuk meluncurkan proyek-proyek CTI di masing masing Negara.

Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *