My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Fadel: 10.264 Desa di Pesisir Indonesia Masuk Kategori Miskin

15 April
23:40 2011

Menteri Fadel Muhammad

Mamuju – Lebih dari 10 ribu desa yang berada di pesisir pantai Indonesia masih dalam kategori miskin dan butuh sentuhan pembangunan dari pemerintah.

Menteri Keluatan dan Perikanan, Fadel Muhammad di Mamuju, Jumat (15/4), mengatakan, sekitar 10.264 desa di pesisir pantai Indonesia masih dalam kategori miskin dan perlu mendapatkan bantuan pemerintah.

Fadel mengatakan, desa yang masuk dalam kategori miskin tersebut berpenduduk sekitar 2,1 juta KK atau memiliki sekitar delapan juta jiwa penduduk, mereka adalah nelayan dan pembudidaya perikanan.

Oleh karena itu, pemerintah di tingkat pusat telah mencanangkan program pembangunan yang disebut pembangunan klester keempat atau disebut juga meningkatkan program kesejahteraan rakyat.

Fadel mengatakan, program yang akan diperuntukkan bagi kesejahteraan nelayan tersebut akan mulai dicanangkan pada tahun 2012 mendatang.

Menurutnya, program tersebut akan dilaksanakan dengan memberdayakan nelayan dengan membantu nelayan misalnya membantu pemukimannya agar lebih memadai dari sebelumnya, membantu alat sarana dan prasarana tangkap dan pembudiyaan yang selama ini jelek agar lebih memadai dalam rangka meningkatkan produksi perikanan.

Fadel mengatakan, sebelumnya pemerintah di tingkat pusat telah menjalankan tiga klaster pembangunan klaster pertama adalah pembangunan untuk memprogramkan pemberian bantuan langsung kepada nelayan seperti bantuan lansung tunai dan sejenisnya.

Kemudian program pembangunan klaster kedua adalah membuat masyarakat mandiri atas usahanya sementara pembangunan klaster ketiga adalah membantu nelayan dengan memberikan bantuan modal melalui pihak perbankan.

“Sehingga pada program klaster keempat ini akan dibentuk untuk lebih mengintervensi secara lebih khusus kepada nelayan, seperti membangun pemukiman dan pemberian bantuan yang menyentuh lansung kepada nelayan seperti pemberian sarana dan prasarana alat tangkap untuk mempermudah mereka menangkap ikan,” paparnya.

Fadel mengatakan, program itu akan mulai dilaksanakan sejak sekarang dan pada tanggal 28 april tahun 2011 ini, akan dimasukkan dalam rapat antara Pemerintah Pusat, dan gubernur dan bupati seluruh di Indonesia, dalam rangka menyusun koridor pembangunan ekonomi Indonesia di Jakarta.

“Program yang akan ditargetkan selesai hingga tiga tahun akan memakan anggaran yang besar karena anggaran yang diberikan betul-betul akan mempengaruhi kesejahteraan nelayan seperti memberikan mereka bantuan sarana dan prasarana alat tangkap,” katanya. (Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS