My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Enam Pengusaha Wisata Bahari Berkelanjutan Terima Penghargaan

 Breaking News
31 Agustus
16:34 2015
Enam Pengusaha Wisata Bahari Berkelanjutan Terima Penghargaan

Nusa Dua – Enam perusahaan dari negara-negara kawasan Segitiga Karang mendapatkan penghargaan karena melaksanakan bisnis wisata bahari berkelanjutan yang terintegrasi. Keenam pengusaha ini mendapat penghargaan karena dalam usaha yang digeluti, mereka secara aktif mendukung konservasi kawasan pesisir, biota laut dan habitatnya serta melibatkan peran serta masyarakat setempat.

Enam perusahaan yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste tersebut menerima penghargaan pada Forum Bisnis Regional Prakarsa Segitiga Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan, dan Ketahanan Pangan atau Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) ke-4 yang digelar di Nusa Dua, Bali, 27-29 Agustus 2015.

Adapun forum ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang berasal dari lebih 20 negara, termasuk pejabat tinggi pemerintahan seperti Menteri Pariwisata dan Budaya Malaysia, Mohamed Nazri Abdul Aziz, Menteri Pariwisata dan Budaya Kepulauan Solomon, Bartholomew Parapolo, Utusan Pemerintah Papua Nugini, serta Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata Indonesia, Indroyono Soesilo.

Pemimpin pemerintahan dalam konferensi tersebut juga menyatakan dukungan untuk memungkinkan perusahaan swasta mencapai praktik pariwisata bahari yang berkelanjutan.

“Bisnis yang ada di laut dan wisata bahari di Segitiga Karang harus mendapat perhatian dan komitmen yang memadai dari semua pihak terkait, yaitu pemerintah, sektor swasta, akademisi dan masyarakat. Hal ini berupa dukungan pembangunan infrastruktur, peta jalan untuk wisata bahari yang berkelanjutan dan promosi serta akses pasar,” ujar M. Eko Rudianto, Direktur Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau kecil saat menyampaikan pidato Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti di Nusa Dua, Bali, Senin (31/8).

Sementara Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake memuji upaya sektor swasta yang berdiri di garis terdepan dalam wisata bahari yang berkelanjutan di kawasan Segitiga Karang.

“Saya menghargai para pelaku bisnis wisata bahari yang visioner dan para pengambil keputusan yang telah membuka jalan bagi wisata bahari yang berkelanjutan di wilayah ini. Semoga semakin banyak bisnis yang mengikuti jejak Anda,” ungkap, Robert Blake.

Blake menggarisbawahi pentingnya visi jangka panjang dalam mempromosikan praktik pariwisata bahari yang berkelanjutan.

“Saya berharap bahwa dengan benih-benih yang kita sebar sekarang mengenai pengembangan Coral Triangle sebagai tujuan wisata bahari yang berkelanjutan akan tumbuh dan semoga 100 tahun lagi, generasi yang datang akan berdiri di penjuru pantai Segitiga Terumbu Karang dan mensyukuri indahnya warisan pesisir dan lingkungan laut yang kita tinggalkan.” imbuhnya.

“Penghargaan ini bertujuan untuk mengedepankan sumbangsih penting sektor swasta dalam mewujudkan tujuan Prakarsa Segitiga Karang guna memastikan agar sumber daya laut di kawasan dapat dikelola secara berkelanjutan,” tutur Rili Djohani, Direktur Eksekutif Coral Triangle Center.

Rili Djohani juga menyampaikan bahwa penghargaan kepada para perusahaan ini juga menekankan pentingnya Prakarsa Segitiga Karang sebagai wahana untuk mempromosikan tata kelola sumber daya yang berkeadilan, serta mendorong terwujudnya masyarakat setempat yang ligat dan berdaya lenting tinggi di pusat upaya pariwisata bahari yang berkelanjutan.(Rosa Lina)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS