My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Empat Kapal China Masuki Tanjung Priok

18 Januari
21:20 2010
Empat Kapal China Masuki Tanjung Priok

Jakarta – Menyusul diberlakukannya perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) antara ASEAN dan China diawal tahun ini. Sedikitnya empat kapal yang mengangkut komoditas impor asal China membongkar muatannya di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (18/1).

Menurut juru bicara Pelabuhan Tanjung Priok, Hambar Wiyadi, keempat kapal pengangkut produk China yang sandar di Tanjung Priok itu adalah kapal Wan Hai 261, MV Bunga Raya Satu, MV Yuang Tong, dan MV Ocean Crown.

Keempat kapal yang diantaranya membawa produk bahan kimia itu berlayar dari pelabuhan Shanghai dan Qindao.

“Keempat kapal tersebut sudah selesai melakukan bongkar pada akhir pekan lalu dan direncanakan masih akan ada beberapa kapal lagi yang akan masuk hingga akhir bulan ini,” katanya kepada AntaraNews.

Dia mengatakan, tahun lalu arus barang impor dari China ke pelabuhan Tanjung Priok menempati urutan ketujuh setelah Australia, Afrika, Amerika, Jepang, Eropa, Timur Tengah.

Dengan diberlakukannya FTA, arus barang umum maupun peti kemas impor asal China akan bergerak naik. Pada 2009, impor barang umum dari China melalui pelabuhan Tanjung Priok mencapai 697.659 ton, dan ekspor 214.032 ton.

Sedangkan barang dalam kemasan (petikemas) impor asal China 194.924 TEUs (127.099 bok) dan ekspor 108.595 TEUs (69.192 bok).

Hambar menambahkan, implementasi pelayanan 24 jam dalam sehari di pelabuhan Tanjung Priok sejak 16 Januari 2010, sangat membantu pergerakan keluar masuk barang dan petikemas seiring dengan potensi meningkatnya impor barang asal China tersebut.

“Kami sudah siap melayani 24 jam sehari, bahkan untuk mendukung hal tersebut sejumlah investasi baru senilai ratusan milliar akan dilakukan tahun ini juga,” tuturnya seraya menjelaskan bahwa investasi itu antara lain untuk membangun 13 unit gantry crane, satu unit kapal kepil, satu unit tongkang dan satu unit tug boat.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS