My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Dua Kapal Illegal Fishing Ditangkap Kapal Pengawas Hiu 001

02 Juni
19:47 2008

Nalasrestha – indosmarin.com

Tanjung Balai – Dua kapal illegal fishing, ditangkap kapal patroli (KP) Hiu 001 yang dipimpin komandan patroli Zairani. Kedua kapal nelayan berbendera Indonesia dan Malaysia ini ditangkap pada Sabtu (31/5) lalu di perairan teritorial Indonesia.

”Untuk kapal berbendera Indonesia yang kita amankan, bernama KM Wahyu yang diduga melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi yang dikeluarkan DKP RI. Sebelum ditangkap, petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan laju kapal nelayan ini dari kejaran,” ujar Kasatker P2SDKP Kab. Karimun, Hermanto seperti yang dilansir Batam Pos, Senin (2/6).

Berselang dua jam, lanjut Hermanto, kapal nelayan asing yang masuk ke perairan Indonesia dan diketahui melakukan penangkapan ikan juga berhasil ditangkap. Kapal nelayan Malaysia ini bernomor lambung JHF 5196 B dari jenis pukat trawl. Jika dilihat dari nomor seri lambung, kapal nelayan Malaysia ini berasal dari negeri Johor. ”Penangkapan kapal ikan asal Johor Baharu, Malaysia bukan hal yang pertama kali kita lakukan. Hal ini disebabkan Kabupaten Karimun berbatasan langsung dengan salah satu negara bagian Malaysia. Sehingga, salah satu perairan, khususnya bagian utara memang rawan dimasuki nelayan Malaysia,” ujar Hermanto.

Menurut Hermanto, hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas di atas KM Wahyu berhasil ditemukan jenis ikan teri sebanyak 38 ton yang diduga berasal dari Malaysia dan akan dibawa ke Kuala Tungkal, Tembilahan. Kemudian, petugas juga menemukan 132 box ikan yang biasa digunakan untuk menyimpan ikan hasil tangkapan dan kemudian dibawa atau dijual ke Malaysia. ”Untuk kapal nelayan asing dari Malaysia yang ditangkap sudah jelas melanggar dan beroperasi menangkap ikan tanpa izin,” tegasnya(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS