My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

DPRD Bali Rencanakan Tinjau Ulang Semua Ijin Proyek

11 September
22:33 2008
DPRD Bali Rencanakan Tinjau Ulang Semua Ijin Proyek

Muliarta – indosmarin.com

Denpasar – Polemik Proyek Penyelamatan Pantai Kuta dengan cara pengerukan pasir pantai Geger di Kuta Selatan terus berlanjut. Bukan hanya lembaga pemerhati lingkungan hidup yang khawatir akan dampak negatif proyek milyaran rupiah ini. Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Bali juga mulai terusik dengan masalah pengerukan pasir Pantai Geger.

DPRD Bali bahkan memutuskan untuk meninjau ulang ijin proyek Penyelamatan Pantai Kuta, yang dilakukan dengan cara pengerukan pasir Pantai Geger di Kuta Selatan. Adapun rencana peninjauan ulang ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya ketika ditemui indosmarin.com di Renon pada Kamis (11/9).

Menurut Arjaya, selain meninjau ulang proses perijinan, DPRD Bali juga berencana meminta jaminan bahwa proyek pengerukan pantai Geger tidak akan menimbulkan abrasi pada pantai-pantai lainnya di Bali. Arjaya juga menyampaikan bahwa DPRD Bali baru akan memberikan ijin pengerukan pasir Pantai Geger jika proses pengerukan pasir dilakukan pada jarak 2 mil dari bibir pantai.

“Minimal pengambilannya 2 mil laut, kami juga tidak tahu katanya pengambilannya di pesisir, tentunya ini akan menimbulkan dampak pada pantai-pantai lainnya di Bali. Selain itu kami juga akan meminta jaminan, kalau nantinya pantai lain abrasi sama saja ini bohong” kata Made Arjaya.

Arjaya menegaskan jika nantinya pihak yang mengerjakan proyek dan Kabupaten Badung tidak berani memberikan jaminan dan melakukan pengerukan pasir pada jarak 2 mil maka lebih baik proyek tersebut dibatalkan. Arjaya menambahkan, dewan berencana untuk memanggil tim amdal proyek pengerukan pasir Pantai Geger dan Bupati Badung untuk menjelaskan proyek pengerukan pasir Pantai Geger(*)

sumber foto: balilogue photostream.flicker.com

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS