My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

DKP Bantul selamatkan 4.697 telur penyu dari kawasan pantai

 Breaking News
07 April
07:10 2015
DKP Bantul selamatkan 4.697 telur penyu dari kawasan pantai

Bantul – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat sebanyak 4.697 telur penyu ditemukan dan diselamatkan masyarakat pesisir di beberapa kawasan pantai sepanjang 2014.

“Kawasan konservasi penyu di Bantul ada empat lokasi, dan selama 2014 saat peneluran mulai Mei sampai Oktober ada penyelamatan sebanyak 4.697 telur di empat lokasi pantai,” kata Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir DKP Bantul, Isti Wasono, Selasa.

Menurut dia, empat lokasi konservasi penyu di Bantul terdapat di Pantai Mancingan Parangtritis, Pantai Samas, Pantai Gua Cemara dan Pantai Pandansimo, dengan penemuan telur paling banyak di kawasan Pantai Gua Cemara.

“Paling banyak di Pantai Gua Cemara, karena dari sisi kelayakan paling cocok, apalagi sudah ada kelompok yang konsekuen dalam pengelolaannya, kondisi ini didukung dengan tidak adanya aktifitas yang melanggar sempadan pantai,” katanya.

Ia mengatakan, telur-telur tersebut umumnya ditemukan di darat tepi pantai yang jauh dari aktifitas manusia, sebab sebelum proses peneluran hewan dua alam ini muncul ke permukaan dan mencari tempat yang aman tidak ada gangguan untuk bertelur.

“Telur kemudian diletakkan di tempat penangkaran penyu agar bisa menetas, tahun lalu daya tetas sekitar 60 persen, yang lain tidak menetas karena ada hambatan yakni hujan turun terus selama beberapa hari,” katanya.

Ia mengatakan, kelompok konservasi penyu setempat yang bersedia merawat telur hingga menetas diperbolehkan menarik retribusi dari pihak maupun wisatawan peduli lingkungan yang ingin melepaskan tukik atau anak penyu ke pantai sesuai kesepakatan.

Isti Wasono mengatakan, pihakya akan terus mendorong pelestarian penyu di pantai selatan dengan kegiatan tersebut, karena selain bisa memberdayakan masyarakat pesisir juga menjadi daya tarik wisata tersendiri, ketika ada kegiatan pelepasan anak penyu.

“Kalau secara kuantitas kami tidak mentargetkan berapa jumlah penemuan telur penyu, namun harapannya tahun ini lebih baik, kita lihat saja saat peneluran pada Mei sampai Oktober, mudah-mudahan cuaca mendukung,” katanya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *