My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Disdudpar NTT: 16 Negara Ramaikan Sail Indonesia 2011

21 Juli
14:41 2011

"Adriatica" salahsatu peserta Sail Indonesia (ilustrasi)

Kupang – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT, Abraham Klakik, mengatakan, sebanyak 16 negara di di dunia dipastikan akan mengikuti Sail Indonesia 2011 yang akan berlangsung 23 Juli hingga September 2011.

“Ke-16 negara yang dimaksud diantaranya adalah Australia, Belgia, Kanada, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, New Zraland, Afrika Selatan, Swedia, Swias, Inggris, Amerika Serikat dan Irlandia,” katanya di Kupang, Kamis (21/7) terkait dengan persiapan akhir NTT menyambut kedatangan peserta Sail Indonesia ini.

Klakik mengatakan jumlah kapal yang menjadi peserta dalam Sail Indonesia 2011 mencapai 109 kapal dan merupakan terbanyak kedua setelah pada 2009 jumlahnya mencapai 127 kapal.

“Ini merupakan terbanyak kedua setelah 2009 selama pelaksanaan Sail Indonesia yang telah berlangsung selama delapan tahun berturut tanpa terhenti, sehingga diharapkan sudah menjadi titik awal kebangkitan kebaharian Indonesia yang perlu kita dukung dan banggakan,” katanya.

Klakik menyebut 109 kapal peserta gelaran itu tersebut berasal dari Australia 35 unit kapal, Belgia dua kapal, Kanada delapan kapal, Finlandia satu kapal, Prancis sembilan kapal, Jerman empat kapal, Belanda dua kapal dan Selandia Baru empat kapal.

Masyarakat Indonesia, termasuk NTT, terutama para pengelola jasa Pariwisata dan lembaga terkait lainnya harus menjadikan Sail Indonesia ke-IX sebagai lokomotif pengembangan wisata bahari di NTT, karena dunia mengharapkan perubahan lebih daripada sekedar pagelaran tahunan.

Ia juga mengatakan, Sail Indonesia 2011 merupakan salah satu program nasional yang telah dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah pusat sejak 3 tahun yang lalu dengan nama Sail Indonesia.

Pada 2009, Sail Indonesia dilaksanakan secara terpusat di Manado – Sulawesi Utara yang dikenal dengan Sail Bunaken dan pada 2010 dilaksanakan di Ambon, Maluku dengan nama Sail Banda dan pada 2011 akan dilaksanakan di Sulawesi Tenggara dengan nama Sail Wakatobi-Belitung.

Menurut dia, Provinsi NTT merupakan salah satu provinsi tujuan unggulan pariwisata yang diminati para pelayar wisata mancanegara, sehingga pada pelaksanaan setiap tahun, NTT menjadi tempat persinggahan para wisman yang jumlahnya makin meningkat dari tahun ke tahun.

Karena itu, sejak 2009 lalu, NTT menggelar Sail Indonesia di Provinsi NTT dengan nama Sail FLOBAMORA atau akronim dari Flores, Sumba, Timor dan Alor.

“Dan apabila berkenan dan usulan kita ke pemerintah pusat melalui Menko Kesra dan Kementerian terkait diterima untuk ditetapkan oleh Presiden Susilo Yudhoyono, maka pada 2013 NTT menjadi tuan rumah Sail Indonesia, maka kita mencanangkan sail itu dengan nama Sail Komodo 2013.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *