My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Dipertanyakan Penarikan Retribusi di Pantai Pasir Putih Manokwari Timur

30 Maret
07:31 2009
Dipertanyakan Penarikan Retribusi di Pantai Pasir Putih Manokwari Timur

Manokwari – Penarikan retribusi masuk ke kawasan wisata pantai Pasir Putih, Manokwari Timur dipertanyakan para pengunjung. Sebab meski sudah dua tahun penarikan retribusi ini diberlakukan, namun tidak ada perubahan mendasar terkait pelayanan kepada para pengunjung.

Salah seorang warga setempat, Marthen Nauw mengatakan, dirinya tidak keberatan dengan retribusi tiket masuk ke pantai Pasir Putih tersebut. Namun yang sangat disesalkan, warga atau pun pengunjung tidak mendapatkan manfaat dari penarikan retribusi.

Sudah berjalan sekitar 2 tahun, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Manokwari Papua Barat menarik retribusi masuk pantai Pasir Putih. Dimana setiap akhir pekan, sekitar sepuluh orang pemuda, bersiap di pinggir jalan masuk pantai. Ada dua jenis karcis yang harus dibeli para pengunjung yakni retribusi masuk dan parkir kendaraan. Untuk karcis masuk sebesar Rp 2000 per orang, sedangkan parkir kendaraan Rp 1000.

Menurut Marthen Nauw, bila diberlakukan retribusi, maka harus ada perbaikan. Namun yang terlihat sekarang ini, pantai Pasir Putih terkesan tidak terawat, dibiarkan begitu saja.

Disayangkan lagi, sikap para petugas penarik retribusi sering membuat jengkel pengunjung. “Mereka mencegat warga di tengah jalan. Jika tidak bayar retribusi, pengunjung disuruh pulang. Ini harus diperhatikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Manokwari,” tukasnya. (Har)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *