My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Di Ambon, USNS Mercy Periksa Pasien

26 Juli
19:31 2010
Di Ambon, USNS Mercy Periksa Pasien

Foto:www.aideasttimor.org

Ambon – Tim medis kapal rumah sakit Amerika Serikat, USNS Mercy T-AH 19 memeriksa pasien yang telah terdaftar di Kota Ambon untuk menjalani pengobatan gratis dalam bhakti sosial Surya Bhaskara Jaya sebagai bagian dari program Sail Banda 2010 di Maluku.

Ketua Tim Dokter USNS Mercy, Brian K. Augeke, Senin (26/7), mengatakan bahwa pemeriksaan pasien itu hanya dilakukan satu hari saja.

“Pasien yang datang banyak sekali. Jumlah mereka ratusan. Tetapi, kami akan berupaya agar semuanya dapat tertangani, meskipun harus bekerja sampai malam,” kata Brian K. Auge yang ditemui di lokasi pemeriksaan di Gedung PKK Provinsi Maluku di Ambon.

Brian K. Auge mengatakan, diantara penyakit yang telah terdeteksi untuk menjalani operasi di atas kapal USNS Mercy adalah ginjal, kanker prostat, hernia dan penyakit laki-laki pada umumnya.

Sementara itu, menurut dia, pasien yang akan ditangani di darat dalam kamp-kamp medis adalah pelayanan kesehatan secara umum.

Dikatakan, saat pemeriksaan tersebut, banyak sekali penyakit kategori buruk yang teridentifikasi dan kebanyakan adalah penyakit kewanitaan yang mengalami komplikasi.

Menurut Brian K. Auge, tim medis USNS Mercy mampu melakukan tindakan pembedahan di atas kapal maksimal 150 – 200 pasien per hari.

Tim medis yang melakukan pemeriksaan di gedung PKK Provinsi Maluku itu berasal dari Angkatan Laut Amerika Serikat dan Singapura.

Sementara di lokasi berbeda yakni di Piru, Ibu kota Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Desa Pelauw, Pulau Haruku, Maluku Tengah juga berlangsung pemeriksaan pasien yang dilakukan tim medis dari Australia yang juga bergabung dalam “pacific partnership” itu bersama tim medis Singapura.

Kapal rumah sakit terbesar Amerika Serikat itu akan berada di Maluku hingga usainya program SBJ dalam Sail Banda, yakni 4 Agustus 2010.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS