My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Dampak Perubahan Iklim, Negara “Coral Triangle” Ambil Antisipasi

02 September
22:54 2008
Dampak Perubahan Iklim, Negara “Coral Triangle” Ambil Antisipasi

Muliarta-Indosmarin.com-Denpasar

Sanur – Dampak perubahan iklim pada kelestarian terumbu karang dunia menjadi perhatian serius dari enam negara di kawasan Coral Triangle (segi tiga terumbu karang dunia-red). Keenam negara kawasan Coral Triangle ini meliputi Papua Nugini, Malaysia, Timor Leste, Kepulauan Solomon, Filipina dan Indonesia.

Dalam sebuah Simposium penyelamatan terumbu karang dari perubahan iklim di Sanur Bali (2/9), Keenam negara sepakat untuk segera mengambil langkah antisipasi bersama. Salah satu langkah Antisipasi yang dipersiapkan adalah mengambil inisiatif membangun jaringan peringatan pemutihan karang (coral bleaching) sebagai upaya mempersiapkan antisipasi kerusakan karang yang lebih parah akibat dampak perubahan iklim.

Delegasi keenam negara juga sepakat untuk mengambil inisiatif untuk merancang protokol adaptasi penyelamatan terumbu karang dari dampak perubahan iklim. Rancangan protokol nantinya diharapkan dapat menjadi acuan dalam mendeteksi munculnya pemutihan karang akibat perubahan iklim.

Peneliti adaptasi terhadap perubahan iklim Asia-Pasifik dari The Nature Concervation  (TNC) Elizabeth Mc Loed menyatakan protokol adaptasi terumbu karang pada dasarnya sangat diperlukan oleh keenam negara karena kawasan coral triangle merupakan pusat terumbu karang dunia. Selain itu ancaman kerusakan terumbu karang akibat dampak perubahan iklim sudah semakin mengkhawatirkan.

“Sangat serius sekali dampak perubahan iklim terhadap terumbu karang, di Great Barrier Reef – Australia ada prediksi mungkin tahun 2050 kalau ini masih berlangsung mungkin ini akan habis” ujar Elizabeth Mc Loed.

Elizabeth menambahkan kerusakan terumbu karang berupa pemutihan karang sebagai dampak perubahan iklim baru akan jelas terlihat apabila terjadi kenaikan suhu air laut antara 1 hingga 2 derajat celsius. Namun demikian kerusakan terumbu karang untuk tiap daerah sangat berbeda karena juga dipengaruhi oleh lamanya panas matahari yang diterima di setiap daerah terumbu karang(*)

1 Komentar

  1. marthen welly
    marthen welly September 14, 09:32

    Thanks Muli sudah menulis mengenai lokakarya dapak pemanasan global kepada terumbu karang di coral triangle. Hanya sedikit koreksi bahwa negara salomon saat lokakarya tidak hadir, sehingga kita tidak bisa berasumsi bahwa Salomon juga telah sepakat dengan protokol pemantauan pemanasan global. Bahwa mereka sepakat untuk melindungi terumbu karang di coral triangle itu benar.

    salam
    Marthen

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS