My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Cegah Imigran Gelap, Nelayan Cilegon Dibina Polisi KP3 dan Imigrasi

19 Maret
14:13 2012

Polri

Cilegon – Sebanyak 70 nelayan pesisir Pantai Selat Sunda bagian utara mendapat pembinaan pencegahan imigran gelap yang dilakukan sindikat penyelundup manusia.

“Pembinaan ini diharapkan nelayan bisa bekerja sama dengan petugas keamanan jika menemukan imigran gelap yang hendak diselundupkan ke Australia,” kata Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan (KSKP) Banten AKP Tidar Wulung Dahono, Senin (19/3).

Tidar Wulung  mengatakan, selama ini perairan Selat Sunda bagian utara maupun selatan rawan dijadikan penyelundupan imigran gelap yang hendak menuju Australia.

Mereka kebanyakan para imigran berasal dari Timur Tengah, seperti Iran, Irak, Pakistan dan Afganistan. Petugas keamanan sudah beberapakali menangkap imigran gelap tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat atau nelayan.

“Dengan pembinaan nelayan ini diharapkan nelayan dapat mencegah tindak kejahatan penyelundupan orang yang masuk laut Indonesia itu,” ujarnya.

Menurut Tidar Wulung, kegiatan pembinaan ini bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kota Cilegon dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Selain itu juga kepolisian pelabuhan berkoordinasi dengan Pangakan Angkatan Laut Banten.

Tidar menjelaskan, bagi para pelaku penyelundupan manusia dapat diancam dengan Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan hukuman di atas lima tahun penjara. Sementara itu denda yang dikenakan kepada para pelaku mencapai Rp1,5 miliar.

Menurut Tidar Wulung, pembinaan nelayan ini diharapkan bisa membantu pihak kepolisian dalam mencegah aksi kejahatan penyelundupan orang.

“Kami meminta nelayan segera melapor jika melihat imigran atau orang yang mencurigakan ke polsek terdekat,” katanya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS