Langkat, Sumut – Rusaknya hutan bakau di kawasan pesisir pantai timur Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, disebabkan oleh munculnya kembali kilang-kilang arang liar yang tidak punya izin dari Pemkab Langkat.
Kerusakan hutan bakau tersebut mengakibatkan nelayan kecil yang berharap pendapatannya meningkat dan berkembang dari hutan bakau, menjadi sirna, kata Heri Widiyanto, Sekretaris Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Lantera [...]
Bengkulu – Habitat penyu langka di Desa Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko terancam digerus abrasi pantai akibat kawasan cagar Alam sekitar itu rusak.
“Hutan cagar alam di wilayah itu luas seluruhnya 85 hektare sudah dirambah warga mencapai 50 hektare dan dijadikan kebun kelapa sawit,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu [...]
Bandarlampung – Habitat penyu di pantai pesisir Kabupaten Lampung Barat terancam punah dalam beberapa tahun mendatang akibat pembangunan yang tidak berbasis lingkungan.
“Penyu yang mendarat di pantai Lampung Barat merupakan habitat terbesar di dunia dan jumlah penyu yang mendarat di sana dari tahun ke tahun terus menurun,” kata Direktur LSM Mitra Bentala, Herza Yulianto, di Bandarlampung, [...]
Kupang – Pemerhati masalah Laut Timor yang juga Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB), Ferdi Tanoni, meminta Australia ikut bertanggungjawab atas tragedi tumpahan minyak Montara yang mencemari Laut Timor.
“Saya sudah menyampaikan seruan itu kepada Menteri Luar Negeri Australia, Stephen Smith, dalam bentuk surat tertulis agar pemerintahan negara itu ikut bertanggungjawab atas muntahan minyak mentah di [...]
Denpasar – Seekor paus jantan sepanjang 2,80 centimeter dan lingkar dada 160 centimeter ditemukan terdampar mati, serta membusuk di pantai Hotel Inna Putri Bali, Nusa Bali, Selasa (10/8).
Pariama Hutasoit dari Nusa Dua Reef Foundation yang ikut melakukan identifikasi terhadap ikan paus itu bersama dengan tim Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana (Unud) dan Konservasi Sumber [...]
Denpasar – Hasil Identifikasi lembaga Konservasi Internasional (CI) menunjukkan bahwa Bali memiliki 25 pusat kawasan keberagaman hayati laut. Namun 25 pusat kawasan keberagaman hayati laut tersebut hinngga saat ini belum terkelola.
Dari 25 kawasan pusat kawasan keragaman hayati tersebut diantaranya kawasan Nusa Dua, Uluwatu, Nusa Penida, Amed, Les, Lovina, Pemuteran dan Prancak.
Pangkalpinang – Reklamasi kerusakan laut di Provinsi Bangka Belitung (Babel) akibat penambangan pasir timah sulit dilakukan karena kerusakan di laut sulit terdeteksi dibandingkan kerusakan di darat.
“Reklamasi kerusakan di laut akibat penambangan hingga kini sulit dilaksanakan secara maksimal,” kata Wakil Gubernur Babel, Syamsuddin Basari pada saat penutupan pawai HUT RI ke-65 di Pangkalpinang, Minggu(9/8).
Powered by Max Banner Ads






