My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Cassa Gagal Terbang Akibat Kerusakan Ringan

24 Juli
16:48 2009
Cassa Gagal Terbang Akibat Kerusakan Ringan

casa212a2Jakarta – Insiden gagal lepas landas yang dialami pesawat Cassa 212 pada Jumat (24/7) pagi ternyata disebabkan adanya gangguan teknis ringan. Mengetahui ada gangguan teknis ini, pilot dengan sigap memutuskan untuk tidak melepaslandaskan pesawat angkut ringan ini.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, keputusan yang diambil para awak pesawat dengan nomor registrasi U-612 ini sudah tepat, mengingat resiko yang lebih besar akan terjadi jika pilot memutuskan memaksakan pesawat buatan IPTN tersebut lepas landas.

“Suatu tindakan yang benar diambil oleh pilot karena sudah sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) penerbangan untuk mengurangi resiko yang lebih besar,” tegas Kadispenal seusai mengikuti pertandingan tenis lapangan dalam rangka kejuaraan Panglima TNI tahun 2009 di lapangan tenis Mabes TNI AU, Jum’at (24/7).

Menurut Iskandar Sitompul, pesawat TNI AL yang diawaki oleh pilot Kapten Laut (P) Winardi, Co-Pilot Kapten Laut (P/W) Eny Ambarwati dan mekanik Serda Mes Anshori tersebut, sedang mengangkut 14 siswa penerjun Marinir.

Selanjutnya Iskandar Sitompul, juga menjelaskan bahwa kondisi seluruh awak pesawat dan penumpang dalam keadaan baik.

Bahkan pesawat yang sudah ditarik dari ujung landasan pacu 10 tersebut, kemudian dapat melanjutkan latihan penerjunan sorti ketiga atau sorti terakhir sesuai yang direncanakan.

Sementara Bandara Udara Juanda, Surabaya yang sempat ditutup selama 40 menit tersebut kini sudah dapat beroperasi seperti biasa.

Untuk diketahui, pesawat Cassa 212 Aviocar dengan nomor lambung U-612 ini merupakan pesawat produksi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada tahun 1983. Pesawat angkut ringan ini memiliki panjang 15,154 meter dan lebar 19 meter dengan bobot maksimal 7.450 kg, serta mampu terbang hingga 20.000 kaki dan telah dioperasionalkan oleh TNI Angkatan Laut sejak 6 April 1984.(Dispenal/Gen)

1 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS