My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Casa TNI AL Alami “Swing”, Juanda Tutup 40 Menit

24 Juli
12:59 2009
Casa TNI AL Alami “Swing”, Juanda Tutup 40 Menit

casa212aSurabaya – Bandara Internasional Juanda Surabaya ditutup selama 40 menit, karena pesawat Casa C-212 milik TNI Angkatan Laut, mengalami ‘swing’ ke arah rerumputan saat mendarat di landasan pacu 10, Jumat (24/7).

Akibatnya, tiga pesawat milik dua maskapai penerbangan swasta nasional, dua unit Lion Air dan satu milik Citilink tertunda keberangkatan maupun kedatangannya di dan dari Bandara Juanda.

“Seharusnya, kami bisa menerbangkan penumpang dari Juanda ke Jakarta sejak pagi tadi. Namun, karena ada kejadian itu, kami terpaksa memberhentikan sementara operasional armada kami dengan menunda perjalanan mereka ke sana,” kata District Manager Citilink, Mohammad Helmi.

Humas PT Angkasa Pura I, Firstson Mansyur, menjelaskan, tidak hanya Citilink yang batal tinggal landas.

“Akan tetapi, dua unit pesawat Lion Air harus mengalihkan pendaratannya dari Juanda ke Bandara Ngurah Rai, Bali,” katanya.

Ia menyebutkan, masing-masing pesawat tersebut seharusnya bisa mendarat dari Balikpapan dan Jakarta. “Saya lega, karena kejadian ini tidak memakan korban,” katanya.

Ia menceritakan, penutupan Juanda pada hari ini karena pesawat Casa C-212 milik TNI AL mengalami swing ke arah rerumputan. Padahal, saat itu pesawat tersebut mendarat secara normal di Juanda.

“Dugaan sementara karena kerusakan mesin, akhirnya saat di `runway` 10, pesawat itu swing ke arah rerumputan pada pukul 09.45 WIB. Saya tegaskan, ini bukan tergelincir. Kalau tergelincir biasanya dapat terjadi saat musim hujan,” katanya menjelaskan.

Ia menambahkan, saat kejadian itu Juanda langsung ditutup, sehingga semua penerbangan yang akan mendarat di Juanda dialihkan dan yang akan tinggal landas ditunda.

“Akhirnya, Juanda kembali dibuka normal kembali pukul 10.25 WIB. Tentunya, setelah dilakukan evakuasi terhadap pesawat tersebut (Casa). Kini, pesawat tersebut sedang mengalami pemeriksaan mesin lebih lanjut di hanggar milik TNI AL (Lanudal Juanda,” katanya.(Ant)

1 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS