My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrim di Pesisir Sumbar

02 November
05:17 2010
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrim di Pesisir Sumbar

BMKG

Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MBKG) Maritim Teluk Bayur Padang, mengimbau pelaku pelayaran dan nelayan untuk mewaspadai cuaca ekstrim yang masih berpotensi terjadi empat hari ke depan di perairan pesisir Sumatera Barat.

“Prakiraan gelombang laut Pantai Padang-Mentawai empat hari ke depan masih berpotensi dua sampai tiga meter. Kita minta semua pihak terkait waspada agar terhindar dari hal tak diinginkan,” papar Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur Padang, Amarizal di Padang, Selasa (2/10).

Menurut Amarizal, berlangsung cuaca ekstrim di wilayah pesisir pantai barat Sumbar beberapa hari terakhir, dan empat hari ke depan karena dipicu terjadinya badai tropis di perairan selatan Bengkulu-Lampung.

Akibatnya memicu pertumbuhan awan di wilayah pesisir pantai barat Sumbar, termasuk potensi angin kencang yang bisa berpengaruh terhadap gelombang laut.

Jadi, tambahnya, angin semuanya mengarah ke wilayah pesisir pantai barat Sumbar, sehingga potensi gelombang di kawasan perairan laut lepas atau bagian barat Mentawai bisa mencapai empat sampai lima meter.

Sedangan di perairan Sumbar antara pantai Padang-Mentawai sewaktu-waktu gelombang laut bisa saja lebih tinggi dari yang diprakirakan, bila ada angin dan cuaca akan hujan.

Justru itu, diingatkan kepada para nelayan dan pelaku pelayaran untuk lebih waspada, terutama kalau cuaca mau hujan agar terhindar bencana.

Selain itu, relawan dan tim evakuasi dalam menjalankan misi kemanusian di perairan Kepulauan Mentawai, untuk tetap lebih berhati-hati.

“Umumnya dalam penyebaran logistik bantuan di Kepulauan Mentawai, untuk korban gempa dan tsunami kapal-kapal kecil nelayan,” katanya.

Oleh karena itu, bila cuaca akan turun hujan supaya ditunda perjalanan terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal diluar dugaan.

“Cuaca cepat berubah sehingga perlu kewaspadaan masyarakat, dan nelayan serta pelau pelayaran,” imbaunya.

Untuk diketahui cuaca di wilayah Kota Padang, sejak akhir pekan tidak menentu yang menimbulkan kekhawatiran sejumlah warga. Cuaca sejak pagi mendung, tiba-tiba turun hujan disertai angin kencang.

Namun, berlangsung sekitar 30 menit kembali redah, dan berjarak sejam kemudian hujan turun lagi yang disertai angin kencang dan terus berulang hingga malam harinya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *