My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

BMKG: Gelombang Perairan Banten Selatan Capai Ketinggian 3,5 meter

15 Januari
06:20 2012

BMKG

Lebak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Serang, Banten, memprakirakan tinggi gelombang di perairan laut Banten selatan pada Minggu akan mencapai 3,5 meter.

“Angin di perairan itu akan bertiup dengan kecepatan rata-rata 30 kilometer per jam,” kata Halim Perdanakusumah, Koordinator Analis Cuaca Unit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang.

Ia menyebutkan, tinggi gelombang di perairan laut Banten selatan berkisar 1,5 meter sampai 3,5 meter, dengan angin bertiup dari barat dengan kecepatan rata-rata 30 kilometer per jam atau 15 knot.

Selain itu, tinggi gelombang di perairan laut Banten utara diprakirakan 0,8 meter hingga 2,0 meter, dengan arah angin dari barat.

Suhu udara pada siang hari antara 23 hingga 29 derajat Celcius. Sedangkan tingkat kelembaban antara 70 sampai 95 persen.

Menurut dia, selama beberapa hari ke depan cuaca perairan Banten selatan meliputi Pantai Carita, Labuan, Panimbang, Tanjunglesung, Sumur, Binangeun, Panggarangan, Sukahujan, Bayah, Sawarna hingga Pelabuhanratu, Sukabumi, dinyatakan waspada bagi nelayan dan pelaku pelayaran.

Tinggi gelombang 3,5 meter bisa menimbulkan kecelakaan laut, khususnya nelayan dengan perahu kincang dengan ukuran panjang lima meter dan lebar 1,2 meter.

Sebagian besar nelayan di pesisir Banten selatan menggunakan perahu tersebut. “Kami minta nelayan waspada karena tinggi gelombang mencapai 3,5 meter dan kecepatan angin 30 kilometer, kondisi ini tentu sangat membahayakan,” katanya.

Halim mengatakan, BMKG mengeluarkan peringatan kewaspadaan bagi nelayan dan pelaku pelayaran di perairan Banten selatan.

Peringatan tersebut sudah disampaikan kepada pangkalan pendaratan ikan (PPI) Pelabuhan Merak, Polairud, dan pemerintah daerah.

“Kami juga meminta wisatawan untuk tidak berenang di perairan laut Banten selatan,” ujarnya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS