My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

BLH Desak BKSDA Bali Tutup Tempat “Konservasi” Penyu

29 Juli
09:07 2009
BLH Desak BKSDA Bali Tutup Tempat “Konservasi” Penyu

seranganpenyu0011Denpasar – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali merekomendasikan kepada Dinas Kehutanan Bali dan Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk melakukan penertiban terhadap taman-taman penyu yang terdapat di Bali.

BLH Bali juga merekomendasikan kepada Dinas Kehutanan dan BKSDA Bali untuk menutup taman-taman penyu yang tidak memiliki ijin.

Kepala BLH Bali Gede Wardhana menyatakan Dinas Kehutanan dan BKSDA Bali sebagai lembaga pengawas kegiatan konservasi telah diminta untuk meninjau ulang surat-surat perijinan dari Taman-taman penyu yang ada di Bali.

Apalagi pemerintah Provinsi Bali telah berkomitmen untuk melindungi satwa penyu sesuai dengan Surat keputusan Gubernur Bali tahun 2002.

“Yang jelas pemprov mengamankan ketentuan itu, sehingga mulai tahun 2000 kita sudah mengambil langkah-langkah, bahkan ada SK Gubernur. Tentunya pemprov sangat berkepentingan mengamankan itu baik berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun undang-undang” papar Gede Wardhana.

Gede Wardhana juga mengakui mulai tahun ini, Pemerintah Provinsi Bali telah membentuk tim Satuan Tugas Pengendalian dan Pengawasan Flora dan Fauna dilindungi.

Sebelumnya lembaga pemerhati satwa ProFauna Indonesia merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Bali dan BKSDA Bali untuk menutup Taman-Taman penyu di Bali. Taman-Taman Penyu tersebut dinilai telah melakukan pemanfaatan satwa penyu dengan kedok lembaga konservasi.(Mul).

1 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS